Pro Kontra Warga Dan Pemkab Tebo, DPU Tebo Undang 3 Kades Terkait Jembatan Baru di Sekalo


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Terkait prokontra warga dan Pemerintah Kabupaten Tebo pasca aksi pemblokiran area kerja oleh warga terkait konflik penempatan dan penetapan lokasi pembangunan jembatan baru di Desa Muara Sekalo Kecamatan Sumay senilai Rp 9,5 Milyar, akhirnya Pemkab Tebo melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo mengundang tiga kepala Desa di Kecamatan tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Camat kecamatan Sumay Yanuar, SE saat dikonfirmasi Teboonline.com Minggu (11/5) melalui telpon selulernya.

"Iya benar berdasarkan undangan lisan Kadis PU Arif Makruf Dachlan melalui Kabag Humas Setda Tebo meminta kehadiran tiga Kepala Desa pada hari Senin (12/5) diruang Sekda," ujarnya Camat.

Dilanjutkan Yanuar, tiga Kepala Desa tersebut diantaranya Kades Semambu Hamidi, Kades Suo-suo Julita dan Kades Muaro Sekalo M.Ali.AZ Kecamatan Sumay, untuk membicarakan penempatan sekaligus penetapan lokasi pembangunan jembatan baru di Desa Muaro Sekalo.

Seperti diketahui sebelumnya, warga masyarakat desa Muaro Sekalo menolak pembangunan jembatan baru diatas Sungai Batang Sekalo atau berdampingan dengan jembatan yang lama, namun dengan berbagai upaya hingga diterbitkan SPMK oleh DPU Tebo atas perintah Bupati Sukandar jembatan baru tetap dibangun ditempat lama.

Namun, warga Desa Muaro Sekalo pun mengingatkan kepada Pemkab Tebo jika memaksakan untuk tetap dikerjakan jembatan tersebut diatas Sungai Sekalo. Maka aksi besar-besaran akan dilakukan warga untuk tetap tolak pembangunan jembatan baru tersebut, kecuali jembatan baru dibangun diatas Sungai Batang Sumay.

Hingga berita ini diturunkan, Kadis PU Tebo Arif Makruf Dachlan saat dihubungi via ponsel oleh Teboonline.com tidak memberikan jawaban baik telpon mau pun SMS tentang tiga Kades yang diundangnya untuk hadir pada hari Senin. (ard)


Related News