Pasangan Pengantin, Nikah Di Depan Jenazah Orang Tuanya


Sepasang Pengantin saat Ijab Kabul dihadapan Jenazah Orang Tuanya
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Hari yang memilukan dan sedih serta duka yang mendalam, Minggu (4/5) dialami oleh sepasang pengantin yakni Lastri dan Irawan. Diketahui, Lastri pengantin perempuan adalah warga jalan RA Kartini dan Irawan pengantin Laki – laki warga jalan Sultan Thaha, Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. 

Pasalnya, kedua pasang pengantin ini, melakukan Ijab Kabul terpaksa dilakukan didepan Jenazah Ayah dari pengantin perempuan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun  Teboonline.com dilapangan menyebutkan, Ijab Kabul dilangsungkan di kediaman mempelai Perempuan, Minggu (4/5) sekitar pukul 09.00 wib. Awalnya, Ijab Kabul dan resepsi Pernikahan kedua sosok pemuda tersebut akan dilangsungkan pada Jumat mendatang (9/5).

Namun, tak disangka, Wagiman Ayah pengantin perempuan meninggal dunia pada hari Sabtu (3/5) dikarenakan menderita Sakit keras. Kemudian, sesuai keputusan keluarga pada hari itu, rencana pernikahan pada tanggal 9, harus dimajukan dan digelar pada hari Minggu itu didepan Jenazah Ayah pengantin perempuan.

Salah satu tokoh pemuda jalan RA Kartini, Harno ketika dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan adanya pernikahan tersebut. “ Minggu pagi sekitar jam 9 Lastri dinikahkan di depan Jenazah Ayahnya sebelum Jenazah Ayahnya dimakamkan,” terang Harno, Minggu (4/5).

Setelah adanya pernikahan, baru lah Jenazah Ayahnya dimakamkan. Sementara, rencana pesta pernikahan yang akan digelar secara besar, terpaksa dibatalkan karena suasana masih duka. Padahal, segala sesuatu yang diperlukan untuk pesta sudah dipersiapkan termasuk pembentukan panitia resepsi pernikahan.

Dijelaskan Harno lagi, alasan pernikahan digelar dihadapan Jenazah menurutnya, karena apabila pernikahan tersebut digelar setelah Jenazah dimakamkan, maka pernikahan harus dilakukan Satu tahun lagi dan tentunya akan menunggu lama lagi. Makanya, agar tidak menunggu waktu Satu tahun lagi, pernikahan digelar sebelum Jenazah dimakamkan.

Sementara, pihak KUA Kecamatan Rimbo Bujang ketika dihubungi Teboonline.com mengakui kejadian tersebut. “ Kalau di Kecamatan Rimbo Bujang sering terjadi pernikahan didepan Jenazah Orang tuanya, itu hal yang tidak bisa dihindarkan lagi karena itu tradisi yang bersangkutan termasuk
yang di jalan RA Kartini ini,” ujar Fadli, Pegawai KUA Rimbo Bujang. (crew)

Related News