Melaju Ke DPR, Anami Akbar Terganjal Aturan Partai


TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG – Anami Akbar, Caleg dari partai Gerindra yang memperoleh suara terbanyak di Dapil 3, tampaknya bakal terganjal oleh aturan partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut. Hal itu disebutkan Sekjend DPD Partai Gerindra Kabupaten Tebo, Siswanto kepada Teboonline.com, Kamis (15/5).

Menurut Siswanto, Caleg Partai Gerindra di Dapil 3 yang memperoleh suara terbanyak pertama adalah Anami Akbar Caleg nomor urut  2 dan suara terbanyak yang kedua adalah Rosikin, Caleg nomor urut 1 yang nota bene adalah Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Tebo.

Sementara, Anami Akbar sebelum menjadi Caleg Partai Gerindra pada Pileg musim ini adalah anggota DPRD Kabupaten Tebo Fraksi partai PKPB dimana PKPB bukan Partai Politik peserta Pemilu Pileg tahun 2014 ini.

Untuk menjadi Caleg partai Gerindra tentunya, Anami Akbar harus hengkang dari Partai PKPB dan berujung di PAW dari keanggotaannya di DPRD Kabupaten Tebo. Karena Anami Akbar adalah Caleg yang baru pindah dari partai lain yakni PKPB dan baru bergabung di Partai Gerindra, maka Anami Akbar membuat perjanjian sesuai dengan aturan di Partai Gerindra sebagai salah satu syarat dirinya Nyaleg dari partai Gerindra.

Isi perjanjian tersebut adalah, apabila Anami Akbar tidak mencapai suara sebanyak 2500 suara, maka yang berhak mewakili partai Gerindra untuk duduk di Kursi DPRD Kabupaten Tebo adalah suara terbanyak kedua.

Menurut Siswanto, perolehan suara Caleg Partai Gerindra Dapil 3 sudah diketahui dan suara terbanyak pertama adalah Anami Akbar, namun perolehan suaranya tidak mencapai 2500 suara dan suara terbanyak kedua adalah Rosikin. Kalau melihat isi perjanjian tersebut, maka Anami Akbar tidak mencapai jumlah suara sesuai yang dinyatakan dalam perjanjian tersebut.

“Saya tidak tahu persis bagaimana perjanjiannya, setahu saya ya ada perjanjian itu antara Anami Akbar dengan Rosikin disaksikan oleh pak Najib karena Anami Akbar adalah pindahan dari partai PKPB, salah satunya isinya kalau Anami Akbar tidak dapat suara sampai 2500 maka kursi ke DPRD diberikan kepada Rosikin,” ujar Siswanto.

Sementara, di Dapil 3, partai Gerindra mendapatkan jatah satu kursi di Parlemen. Siswanto mengaku, dirinya belum tahu tentang sejauh mana persoalan itu. Namun, semua itu dikembalikan kepada partai. 

Sementara, Anami Akbar ketika dikonfirmasi Teboonline.com terkait hal itu belum berhasil dihubungi. (crew/nug)

Related News