Jembatan Sekalo Bukan Buat Baru, Arif : Reflikasi Jembatan Lama


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Prokontra masyarakat dan Pemkab Tebo terkait pembangunan Jembatan Sungai Batang Sekalo Desa Muaro Sekalo Kecamatan Sumay senilai Rp 9,5 Milyar, Pemkab Tebo, Senin (19/5) melakukan rapat di Kantor Bupati Tebo yang hanya dihadiri Staf ahli, Sekdis PU Tebo, Kasat Intel Polres Tebo, Kapolsek Sumay, Camat sumay, dan pihak rekanan PT.Pilar Persada. Sementara, dari tiga Kepala Desa hanya Kades Muaro Sekalo yang hadir.

Kadis PU Tebo, Arif Makruf Dachlan dikonfirmasi Teboonline.com Senin (19/5) mengatakan, dari hasil rapat tersebut, pihaknya menyimpulkan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Sekalo tetap akan dilakukan sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Bupati Tebo Sukandar.

"Pembangunan Jembatan Sungai Sekalo tetap dilakukan dan Jembatan itu adalah Reflikasi Jembatan lama," ujar Arif.

Lebih jauh dikatakan Arif, alasan tetap dibangun menurutnya adalah Reflikasi jembatan lama yang dibuat oleh Pemerintah Propinsi, bukan membuat jembatan baru karena bila dilakukan rehab tidak sanggup. Sebab, karena Jembatan lama secara teknis hanya menggunakan sumuran bukan pakai pondasi paku bumi.

Sementara itu, Bupati Tebo Sukandar saat jumpa Pers dengan sejumlah Wartawan beberapa waktu lalu di Rumah makan Rindu Wisata mengatakan, jika masyarakat Desa Muaro Sekalo tetap menolak, maka pembangunan Jembatan Sungai Batang Sekalo akan dibatalkan. (ard)

Related News