Balita Selamat Dari Kecelakaan Maut

Ringsek, Toyota Rush Terjun ke jurang
TEBOONLINE.COM, RIMBO BUJANG - Kembali terjadi Kecelakaan Lalu lintas (Lakalantas) tunggal, di jalan Raya Padang Painan Sumatera Barat.  Kali ini terjadi dialami oleh mobil Toyota Rush G, BH 1841 LW, milik Roni NurHabib warga Jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

Kronologis kejadian, Toyota Rush BH 1841 LW,   yang disopiri Oleh Cahya Alim (24) dengan 6 penumpang, masing - masing warga Kelurahan Wirotho Agung dan Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang. Mobil tersebut, minggu (5/5) berangkat dari pantai Carocok Painan Pesisir Selatan Sumbar, dengan tujuan pulang menuju Rimbo Bujang.

Namun, mobil Toyota Rush tersebut sesampainya di Padang Painan Kelurahan Siguntur Muda, Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, pukul 15.30 wib sang Sopir Cahaya Alim lepas kontrol (out control) dan akhirnya masuk jurang, kedalaman 14 meter dengan kondisi berbatuan dan berair.

Warga setempat, melihat peristiwa tersebut, segera melaporkan ke Mapolsek setempat. dan wargapun melakukan pertolongan terhadap korban dengan menuruni jurang menggunakan tali. Akhirnya para korban dapat dievakuasi dan yang terluka di larikan ke Puskesmas terdekat, untuk mendapat pertolongan medis.

Diketahui, dalam peristiwa lakalantas tunggal ini, sopir dan semua penumpang selamat, kendati ada yang mengalami cidera. Mobil Toyota Rush berhasil di angkat dari bawah jurang dengan menggunakan alat derek, dengan kondisi mobil rusak total, seperti mesin pecah dan body ringsek atau rusak parah 85 persen.

Kapolsek Koto XI Tarusan, melalui BA Unit Lalulintas Bripka Eki Oktaria membenarkan,  peristiwa mobil Toyota Rush BH 1841 LW masuk kejurang.

" Toyota Rush masuk jurang, dengan kondisi mobil rusak dan penumpang selamat, di perkirakan sopir saat itu lepas kendali atau out control dan akhirnya mobil tersebut masuk dalam jurang." terang Bripka Eki Oktaria.

Sementara itu, Rony Nur Habib  Pemilik Mobil yang masuk jurang, yang juga penumpang mobil tersebut, warga jalan Pahlawan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang menyebutkan, menurutnya peristiwa masuknya mobil kedalam jurang, para penumpang masih dalam lindungan Tuhan yang maha kuasa. Pasalnya kondisi mobil rusak parah, namun semua penumpang dalam keadaan selamat, meskipun ada yang cidera lumayan, " papar Roni Nur Habib, didampingi keluarganya Agus Prayetno, pada Wartawan. (6/5).

Ditambahkannya, kalau melihat kondisi mobil yang ringsek parah, biasanya penumpang jarang yang selamat, bahkan ada kejadian yang aneh pada peristiwa kejadian ini. "Seperti anak saya Abdul Rahman Faruq balita 2,5 tahun, yang ikut dalam lakalantas. Warga yang menolong turun kejurang, pertama kali melihat anak saya itu dalam keadan duduk diatas batu sambil menangis. Entah bagaimana anak saya itu bisa tercampak keluar dari dalam mobil. Sementara kami semua penumpang masih terjebak di dalam mobil tidak bisa keluar, " pungkasnya. (komet)

Related News