Rimbo Ulu Mencekam, Dua Perguruan Silat Bentrok

TEBOONLINE.COM, RIMBOULU – Dua Perguruan Silat yakni Ikatan Kera Sakti (IKS) dan Setia Hati Terate di Kecamatan Rimbo Ulu, Sabtu (26/4) terlibat bentrok. Akibatnya, beberapa orang terluka. Bentrok adu jotos para Pendekar dari dua perguruan Silat tersebut hanya dipicu dari persoalan sepele.

Puluhan anggota Polisi dari 4 Polsek dan tambahan Satdalmas Polres Tebo, bersiaga di Mapolsek Rimbo Ulu dari Sore hingga Minggu pagi (27/4).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Teboonline.com dilapangan menyebutkan, awalnya, 7 orang anggota dari perguruan Silat SH Terate, Sabtu sekitar 16.00 wib mendatangi lokasi latihan anggota IKS di jalan Serayu desa Wanareja.

Tujuannya adalah mempertanyakan salah satu anggota IKS yakni Edo, yang saat itu sedang menjalani latihan silat bersama rekan – rekannya. Alasannya, Edo statusnya adalah masih anggota Perguruan SH Terate, namun tanpa seizin dari pengurus perguruan SH, Edo masuk ke Perguruan IKS. Sementara, untuk keluar dari perguruan SH Terate, itu harus ada izin dari Orang tua yang bersangkutan.

Tentunya, pihak SH Terate sendiri tidak terima dan akhirnya, pihak SH Terate mendatangi lokasi latihan IKS pada saat itu. Namun, saat pihak SH Terate mempertanyakannya, pihak IKS pun tidak terima dan akhirnya, pada saat itu juga terjadi adu jotos dimana pihak SH Terate berjumlah 7 orang dan pihak IKS berjumlah 10 orang.

Usai kejadian adu jotos tersebut, sekitar pukul 16.00 WIB pihak IKS melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Rimbo Ulu. Oleh Polisi, kedua belah pihak Perguruan Silat tersebut pun didamaikan. Terlihat, ratusan anggota SH Terate dengan membawa Kayu, memenuhi halaman Mapolsek Rimbo Ulu, begitu juga anggota IKS, ratusan anggota IKS juga tak mau kalah hadir di Mapolsek Rimbo Ulu.

Namun, saat berusaha didamaikan, kedua belah pihak malah saling bersitegang dan akhirnya, di Mapolsek Rimbo Ulu kembali terjadi bentrok Adu jotos. Pihak IKS mengalami luka – luka, bahkan Kepala salah satu anggota IKS bocor terkena lemparan Batu dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Polisi pun terpaksa melepaskan tembakan peringatan berulang kali ke udara untuk meredam keributan tersebut dan Mapolsek Rimbo Ulu pun nyaris menjadi sasaran amukan para pendekar tersebut.

Setelah Polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebo berhasil meredam keributan tersebut, Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB, kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak saling menuntut.

“ Kami sudah sepakat berdamai dan tidak akan mengulangi kembali keributan serta tidak saling menuntut, Sepeda motor yang hancur milik anggota dari kedua Perguruan Silat itu diperbaiki oleh pihak Polsek,” ujar Tarno, Wakil Ketua Ranting SH Terate Kecamatan Rimbo Ulu saat dikonfirmasi.

Sementara, Kapolres Tebo melalui Kapolsek Rimbo Bujang AKP feby Haryanto yang turut menyelesaikan konflik tersebut mengatakan, bahwa perselisihan kedua Perguruan Silat antara IKS dan SH Terate sudah berhasil diselesaikan. (crew)

          

Related News