Penggemar Batu Akik, Membludak

Pengrajin Batu Akik Di Pasar Sarinah
TEBOONLINE.COM - RIMBOBUJANG ,  Sejak dua tahun terakhir ini,  penggemar batu akik cincin di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, membludak. Terbukti, dengan bermunculan pengrajin pengasah Batu Alam untuk Akik Mata Cincin, dipusat Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung  Rimbo Bujang, yang saat ini setiap harinya selalu ramai dikunjungi oleh peminat Batu Akik.                                                                                       
Menurut kepercayaan dari sebagian orang, bahwa Batu Akik yang berasal dari batu alam, selain untuk hiasan ada yang mengandung Tuah,  diantaranya bisa membawa keberuntungan, seperti untuk pelaris dagang, pemanis Aura yang memakainya dan lainnya.

Terlepas dari kepercayaan tersebut , yang pasti akibat maraknya penggemar Batu Akik di Rimbo Bujang, membuat pengrajin Batu Akik meraup rezeki yang cukup lumayan.                                                                           Salah seorang pengrajin atau pengasah Batu Akik, yang cukup senior dan sudah puluhan tahun menekuni profesi itu yakni, Uda Fir, dengan nama usahanya pengasah Batu Akik Pulai, yang kebetulan  juga Warung Nasi Goreng Pulai, beralamat di jalan Yos Sudarso Pasar Sarinah Wirotho Agung.

" Saya menekuni usaha mengasah Batu Akik, sejak saya duduk di bangku sekolah kelas II SD, saat itu saya bertempat tinggal di Bukit Tinggi Sumatera Barat. " Papar Uda Fir, pada Teboonline.com, kamis (24/4)                                                     

Dikatakannya, menurut pengakuan Uda Fir, dirinya berasal dari Sumbar merantau sampai di Rimbo Bujang tahun 1991.Sejak itu pula Uda Fir merintis membuka usaha pengasah Batu Akik Cincin, di Pasar Sarinah Wirotho Agung.      

"Pada tahun 90 an sampai dengan tahun 2011, penggemar Batu Akik Cincin di Rimbo Bujang sekitarnya masih kurang, baru mulai dua tahun terakhir ini, yakni mulai tahun 2012 hingga sekarang, penggemar Batu Akik meningkat secara signifikan cukup membludak. Penggemar batu akik saat ini dari kalangan anak muda dan orang tua, baik laki - laki dan wanita. " terangnya.                                                         

Dijelaskan Uda Fir, Batu Akik berasal dari Batu Alam, hasil karyanya, banyak diminati oleh penggemar dari Rimbo Bujang, Tebo, Bungo, Sumbar, Riau. Medan, Pulau jawa dan lainnya.      

"Jenis Batu Akik hasil karya saya, seperti Batu Kecubung, Tapak Jalak, Pandan Nanas, Panca Warna, Bacan, Kalo Maya, Combong, Biduri Bulan, Lumut, Keong Buntet, Miras,  Mirah Siam, Yakut, Zamrud dan lainnya. Harga batu akik berpariasi, dari yang Rp 50 Ribu sampai dengan Rp 3 juta per buah, tergantung jenis dan kwalitas batunya, untuk omzet penjualan batu akik, cukup lumayan ."Pungkas Uda Fir.                                                                                 

Salah seorang pemggemar Batu Akik, Suyono saat berada di tempat pengrajin akik milik Uda Fir Pulai menuturkan, menurutnya dirinya sudah langganan membeli dan mengasah batu akik di tempat Uda Fir pulai.            


"Benar, saya sudah lama menjadi pelanggan mengasah dan membeli Batu Akik di tempat Uda Fir pulai. Pasalnya, Uda Fir pulai mengkoleksi hasil karyanya jenis batu akik yang berkwalitas bagus, beraneka ragam dan harganya pun terjangkau oleh peminat. "ujarnya. (komet)         

Related News