Lagi: Warga Datangi DPU Tebo Tolak Lokasi Jembatan

H SUKANDAR S.KOM.M.SI
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Warga Desa Muara Sekalo, Senin (28/4) kemarin mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tebo untuk kembali melakukan penolakan lokasi pembangunan jembatan di Desa Muaro Sekalo, ternyata apa yang dijanjikan Pemkab Tebo tidak sesuai yang diharapkan masyarakat Desa Sekalo. 

Pasalnya, jembatan tersebut nantinya jika sudah jadi hanya akan dilalui oleh kendaraan besar milik perusahaan Batu Bara saja, seperti PT.PBM, PT.TAL, PT.LAJ, PT.TAI, PT.HKI. Sebab dilokasi itu bukan tempat pemukiman warga.

Hal tersebut dikatakan Aswan, yang juga merupakan anggota Badan Pemerintahan Desa Muara Sekalo, menyayangkan atas penetapan lokasi jembatan Sekalo tanpa mempertimbangkan aspek kehidupan orang banyak, diterangkannya jika lokasi yang diharapkan warga, maka semua desa dapat terhubung seperti  Desa Muara Sekalo, Desa Semambu, Tanjung Dani, Serai Serumpun dan Dusun Pahudang. Jadi, kalau jembatan yang sekarang akan dibangun sama sekali tidak menyentuh masyarakat.
Sementara itu, Kepala DPU Tebo, Arif Makruf Dachlan, menerangkan kepada warga Desa Muara Sekalo. " Pekerjaan jembatan Desa Muara Sekalo tetap dilaksanakan karena Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sudah dikeluarkan, karena Bupati Tebo Sukandar telah memerintahkan DPU Tebo agar pekerjaan pembangunan jembatan di Desa Muara Sekalo harus segera dilaksanakan, namun terkait penetapan lokasi jembatan itu sendiri merupakan kebijakan pimpinan daerah levelnya diatas saya dalam hal ini Bupati Tebo," ujar Arif kepada warga.
   
Usai menemui Kadis PU, warga Desa Muara Sekalo diantaranya Aswan, Ahmad dan Herman menemui Bupati Tebo Sukandar di kantornya menanyakan terkait penetapan lokasi jembatan yang ditolak warga, Sukandar menyebutkan kenapa tidak dari awal permasalahan ini diselesaikan oleh Kades, jika jembatan dialokasikan ketempat lain akan menambah beban anggaran lagi sebesar Rp 2,5 Milyar. Sementara, Pemda tidak sanggup untuk menambah anggarannya dan diminta jangan ganggu lagi, biarkan rekanan bekerja.

"Saya minta tolong jangan ganggu lagi terkait lokasi jembatan sekalo," pinta Sukandar kepada warga. (ard)

Related News