Kejari Tebo Turun Ke Muara Sekalo, Pastikan Kerugian Dana PUAP


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kejaksaan Negeri Muara Tebo, Selasa (22/4) melakukan investigasi ke lapangan untuk memastikan jumlah kerugian keuangan terkait dana Pengembangan Usaha Agrobisnis Pedesaan (PUAP) tahun anggaran 2012 melalui APBN Kementerian Pertanian untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Lestari desa Muara Sekalo Kecamatan Sumay sebesar Rp 100 Juta lebih.

Hal tersebut dikatakan Kejari Tebo Nur Slamet, melalui Kasi Pidana Khusus,  Beni Siswanto Rabu (23/4) saat dikonfirmasi Teboonline.com, dana PUAP sebesar ± Rp 100 Juta yang dikucurkan melalui Leading sektor Dinas Pertanian Kabupaten Tebo, diduga tidak sesuai peruntukannya. Pasalnya, selain pemotongan dana yang dilakukan oleh pengurus Gapoktan, juga tidak disalurkan sepenuhnya kepada penerima atau kelompok tani, melainkan kepada warga yang tidak tergabung dalam Gapoktan.

Dijelaskan Beni lagi, sejauh ini dugaan penyimpangan dana PUAP yang dilakukan pengurus Gapoktan (Suherman-red) secara administrasi pencairan dana sebesar Rp 100 Juta dicairkan tanpa diketahui Kades Muara Sekalo,  melainkan dengan sekdesnya.

Terpisah, Kades Muara Sekalo, M.Ali.AZ dikonfirmasi Teboonline.com, membenarkan jika pihak Kejari Tebo kemarin melakukan investigasi ke desanya. Selain itu  dikatakan Kades Ali, menurut pengakuan Gapoktan Bina Lestari kepadanya, bahwa dana PUAP akan digunakan untuk usaha pengembangan ternak Ayam. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh Kades saat itu, kenyataannya usaha yang dimaksud tidak ada sama sekali.

"Usaha pengembangan ternak Ayam dari dana PUAP itu tidak ada," ungkap Ali kepada Teboonline.com. (ard)

Related News