Diduga Menipu, PT IJM Dilaporkan Ke Polres Tebo


TEBOONLINE.COM, RIMBOULU - PT Indah Jaya Mandiri (IJM) Cabang Propinsi Jambi, yang
berkantor pusat di Jakarta selaku Agen penyalur Minyak Tanah (Minah) dari Pertamina Sumbagsel, diduga tipu belasan pemilik pangkalan Minah di wilayah Kabupaten Tebo, dengan kisaran Uang senilai lebih kurang Rp 700 juta.

Diketahui, PT IJM selaku mediator atau Agen penyalur minyak Tanah dari Pertamina Sumbagsel, dengan pemilik pangkalan Minah sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2010 yang lalu berjalan dengan lancar.

Namun terhitung mulai awal tahun 2011, penyaluran Minah oleh pihak PT IJM berhenti total. Akibatnya belasan pemilik pangkalan Minah merasa dirugikan oleh pihak PT IJM tersebut.

"Ya, benar ada belasan pemilik pangkalan minyak tanah  yang tersebar di wilayah Kabupaten Tebo, merasa dirugikan oleh PT IJM ,dengan total nilai uang tak kurang dari RP 700 juta, termasuk pangkalan Minyak Tanah milik saya," ungkap Sutarjono, pemilik pangkalan Mita Desa Suka Damai Rimbo Ulu, Minggu (27/4).

Sesuai Surat perjanjian, imbuh Sutarjono, yang ditanda tangani oleh Indah Wati.SE selaku Komisaris PT IMJ diatas materai 6000, tanggal 24 April 2014, menyatakan bahwa Indah Wati.SE akan mengembalikan uang jaminan kerjasama usaha Minah, kepada para pemilik pangkalan Minah.

" Karena mulai tahun 2011 sampai dengan sekarang ini penyaluran Minah berhenti total, maka Komisaris PT IJM sudah membuat surat pernyatan kepada kami, akan mengembalikan semua uang jaminan tersebut, namun sampai saat sekarang ini belum ada realisasinya." ujar Sutarjono dengan nada kesal.

Lanjutnya, sejumlah pemilik pangkalan yang merasa tertipu oleh PT IJM yakni, Agusri  warga jalan Serayu Desa Wana Reja Rombo Ulu, Herni jalan 29 dan Boy jalan 25  Desa Perintis Rimbo Bujang, Bujang dan Ely Pasar Muara Tebo, Anto Desa Teluk Kuali Tebo Ulu dan lainnya.

"Uang jaminan usaha Minah yang diterima oleh Indah Wati.SE komisaris PT IJM nilainya berfariasi, pemilik pangkalan Minah ada yang menyerahkan uang RP 15 juta sampai dengan Rp 60 juta. " Terangnya

Imbuhnya lagi, kita sudah merasa dirugikan dan habis kesabaran, karena komisaris PT IMJ tak juga kunjung mengembalikan uang jaminan tersebut, makanya kita laporkan kasus tersebut ke Mapolres Tebo.

Bukti surat tanda laporan Polisi, No.TBL/B - 37/IV/2014/Jambi/Res Tebo, tanggal 14 April 2014.Pelapor Sutarjono Bin Marjono, Pekerjaan Swasta , Alamat Pasar Kembang Sukadamai Rimbo Ulu.Tempat kejadian Rimbo Ulu.Terlapor Indah Wati.SE  Komisaris PT IMJ.

" Bukti surat tanda laporan Polisi sudah ada. Apabila pihak Polres Tebo tidak segera menindak lanjuti dan mengusut tuntas laporan kami, maka kami akan lanjutkan kasus tersebut ke Mapolda Jambi, " tandasnya. (komet/rto)

Related News