Desakan Ekonomi, Samsul Nekat Mencuri

Pelaku Saat Dimasukan Ke Dalam Mobil Hendak Dibawa Ke Mapolsek Rimbo Bujang,
Setelah Diamankan SementaraDi Kantor Desa Purwoharjo, Pelaku Sempat Diamuk Massa
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Karena desakan ekonomi terkadang membuat orang nekat, termasuk Samsul (35) salah seorang warga pasar desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang yang ditangkap lantaran mencongkel rumah milik tetangganya.

Pencurian ini terungkap saat Samsul  melakukan aksinya di rumah kontrakan  yang dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya, Aten (48) warga Jalan 2 desa Purwoharjo yang juga pemilik salah satu Warem yang ada di Rimbo Bujang, .

Aksi itu diketahui istri korban dan berteriak maling, dan pelaku pun tunggang langgang lari ke perkebunan karet, Puluhan warga keluar rumah mencari  dan akhirnya berhasil menangkap pelaku, sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram dan akhirnya Babinsa yang sedang bertugas membawanya ke Mapolsek Rimbo Bujang.

Kades Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang, Suranto, saat dikonfirmasi Teboonline.com (1/4) mengatakan,Saat diintrogasi warga, pelaku mengaku karena desakan ekonomi akhirnya nekat mencuri untuk membeli Susu Bayi untuk anaknya yang baru berusia 2 bulan,

"Pelaku mengaku perbuatanya karena desakan ekonomi, nekat mencuri karena untuk membeli susu buat anaknya yang baru berusia 2 bulan," tutur kades.

Ditambahkannya, Samsul (Pelaku_red) yang juga beristri 2 dan tinggal 1 atap dengan kedua istrinya, namun yang lebih miris lagi ternyata kedua istrinya ternyata tidak lain adalah antara ibu dan anak atau Ibu dan anaknya menjadi Istri pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Rimbo bujang AKP Feby Haryanto saat dikonfirmasi Teboonline.com membenarkan hal tersebut.

"Benar, Polisi mengamankan pelaku percobaan pencurian yang terjadi di Pasar desa Purwoharjo," ujar Kapolsek.

Ditambahkannya, namun pelaku siang tadi sudah kami bebaskan dikarenakan sudah ada perdamaian antara korban dan pelaku disaksikan pihak Kepolisian serta seluruh perangkat desa Purwoharjo.

Dikatakanya lagi, perdamaian semata-mata karena rasa kasihan dan kemanusiaan, juga  belum ada barang milik korban yang diambil oleh pelaku, namun pelaku tidak boleh lagi tinggal dikomplek pasar desa Purwoharjo dan yang bersangkutan pun menyetujinya. (crew)

Related News