Atribut Kampanye Masih Terpasang

Bendera Partai Politik Masih Berkibar Pada
Masa Tenang Pemilu
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Memasuki hari pertama masa tenang Pemilihan Legislatif yang jatuh pada Minggu kemarin (6/4) dan seyogyanya semua alat peraga Kampanye yang terpasang ditempat umum untuk dibongkar, namun masih ada alat peraga Kampanye yang belum dibongkar.

Seperti Baliho Caleg yang berukuran raksasa di Kelurahan Wirotho Agung diantaranya di Simpang jalan Sultan Hassanudin, depan Mapolsek Rimbo Bujang, Jalan Pahlawan dan Bendera Partai didepan Pasar Pujasera.

Pantauan Teboonline.com dilapangan, pada Sabtu sore (5/4) atau satu hari sebelum memasuki masa tenang, beberapa Partai peserta Pemilu sibuk membongkar atribut Kampanye seperti Bendera dan Baliho yang terpasang ditempat umum.

Namun, pembongkaran atribut partai tersebut tidak seluruhnya dibersihkan. Padahal, sesuai aturan perundangan Pemilu, ketika memasuki masa tenang, semua alat peraga Kampanye harus sudah tidak ada lagi yang terpasang.

Ketua Panwascam Rimbo Bujang, Kamsidi ketika dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa, pihak Panwas sebelumnya sudah memberikan surat kepada seluruh Parpol peserta Pemilu agar sebelum memasuki masa tenang untuk membongkar semua atribut partai dan alat peraga Kampanye serta menghentikan kegiatan Kampanye.

" Ya saya sudah pantau pada hari pertama masa tenang, Baliho Caleg dan Bendera Partai masih ada yang terpasang," jelas Kamsidi, Minggu (6/4).

Dikatakannya, himbauan tersebut tidak hanya berupa surat yang dikirimkan kepada Parpol, akan tetapi himbauan dilakukan juga melalui Radio agar semua masyarakat mengetahuinya.

Ketika ditanya apakah pihak Panwascam mendapatkan temuan - temuan dan pengaduan adanya pelanggaran Pemilu yang dilakukan Partai atau Caleg, Kamsidi mengatakan bahwa Paska Kampanye, pihak Panwascam tidak ada satu pun mendapatkan temuan maupun pengaduan tentang pelanggaran Pemilu.

" Paska Kampanye, pihak Panwas satu pun tidak ada temuan atau pengaduan tentang pelanggaran Pemilu," pungkas Kamsidi. (crew)

Related News