Akeng Peduli SAD ,

Anak SAD, Usuf Kaos berwarna Kuning & Akeng
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG -  Marzuki alias Akeng (50), warga jalan Sultan Hassanudin RT 01 RW 03, Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, merupakan tokoh masyarakat dan sosok yang peduli sosial pada Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di kawasan Rimba Kabupaten Tebo.

Pasalnya, sejak tahun 2005 yang silam, Akeng sudah menyelusuri pemukiman SAD yang ada. Seperti pemukiman SAD di Semabu, Pemayungan Kecamatan Sumay dan Jangking, Sungai Salak, Sungai Kubu Kecamatan VII Koto perbatasan Provinsi Riau Jambi.

Diketahui, penelusuran Akeng keluar masuk Rimba, selain hobinya, juga Akeng mempunyai misi yang mulia, yakni bidang sosial dengan memberikan sosialisasi kepada SAD yang ditemuinya.

" Ya benar, setiap saya ketemu dengan sanak SAD, saya berikan pembekalan nasihat, seperti cara hidup bersih, kerukunan bermasyarakat dan lainnya. " ungkap akeng pada Teboonline.com, selasa (22/4).

Dikatakan Akeng, sejak dirinya keluar masuk Rimba, sudah seratus lebih SAD yang menjadi anak angkatnya, bahkan sudah puluhan SAD yang sudah di Islamkam dengan kemauannya sendiri. Bahkan sudah ada anak angkatnya yang memahami tentang agama islam.

" Seperti baru - baru ini, saya menjembatani khitanan dan masuk Islam seorang SAD bernama Usup (23), asal kawasan hutan Semambu pada tangggal 18 April 2014, bertempat di jalan Sultan Hassanudin, Wirotho Agung." terang Akeng.

Diharapkannya agar Pemkab Tebo, mendukung program pembinan terhadap SAD, yang sudah dirintisnya tanpa pamrih selama ini. " Para SAD yang sudah Saya himpun, mereka berkeinginan menimba ilmu pengetahuan, tentang ketrampilan, pendidikan umum, agama dan lainnya. Untuk itu kita berharap nantinya Pemkab Tebo atau instansi terkait dapat mendukungnya," pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Wirotho Agung Soedjarijo mengatakan, membenarkan bahwa Akeng sebagai sosok sosial peduli kepada SAD sejak dulu, untuk itu usaha sosial dan niat bainya perlu mendapat dukungan dari instansi terkait, seperti Kemenag, Dinsos dan lainnya.

" Pada prinsipnya usaha mulia yang dilakukan Akeng yang peduli sosial terhadap SAD, perlu mendapat dukungan dari pihak yang berkompeten." ujar Lurah Soedjarijo. (komet)

Related News