Widyanto : Tanpa Kaderisasi, Orang Bisa Jadi Caleg

TEBOONLINE.COM , RIMBOBUJANG - Rekrutmen Sosok Caleg dari beberapa Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu terkesan instan, ibarat politik dagang sapi. Bayangkan saja baru masuk dalam partai, idiologi dan kaderisasi kepartaian belum matang sudah mencalegkan diri.

Hal tersebut menjadi fenomena di daerah di mana - mana. Yang muaranya oknum Caleg yang terpilih nantinya menjadi angota Dewan sebagai wakil rakyat , dengan kata lain gudel bingung, sama dengan dikhawatirkan tidak dapat mengemban amanat rakyat.                                                                                         

Selain fenomena tersebut, kondisi dilapangan diperparah lagi, adanya dugaan oknum Caleg dari partai besar, dalam sosialisasinya kepada masyarakat dengan menawarkan spekulasi politiknya, yakni apabila masyarakat mendukung dirinya, Caleg tersebut sanggup mengaspal jalan sebelum 9 april 2014.          

"Ooknum Caleg yang spekulasi politik seperti itu dengan mengiming - imingi masyarakat, akan mengaspal jalan sebelum 9 april 2014, apa namanya itu bukan obral janji, " ujar Widyanto  Wakabid DPC PDIP Kabupaten Tebo, kepada Teboonline,com, jumat (28/3).                                             

Ditambahkan Widyanto, Ironisnya lagi sebagian masyarakat cenderung memilih Caleg secara instan atau spontanitas yang memberi kontribusi seketika itu, tanpa pikir panjang asal back ground caleg itu dari mana dan bagaimana sepak terjangnya selama ini,        

"Sebagian masyarakat  masih punya paradigma yang keliru, seperti angin barat, dimana arah angin disitu mereka ikut, yang akhirnya keliru memilih sosok pimpinan, yang tidak bisa mengemban amanat rakyat dalam kurun waktu 5 tahun," tutur Widyanto politisi muda PDIP.                                                                                   

Hak Demokratisasi di tangan rakyat, imbuh Widyanto. Sudah saat dan waktunya masyarakat memiih dan mengunakan hak pilihnya dengan jeli dan tepat, untuk memilih wakil rakyat pada 9 april 2014 yang sudah di ambang pintu.


"Kita berharap masyarakat dengan jeli dan tepat memilih Caleg pada 9 april 2014. Pilihan dengan hati nurani dan luber, tanpa ada intimidasi dari pihak lain. Dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat, menciptakan suasana kondusif, hingga berakhirnya Pileg 2014, "pungkas Widyanto.  (Cakra/komet)    

Related News