Tiga Titik Jalan Provinsi Di Tebo Kurang Tersentuh


Sukandar
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO -  Tiga titik jalan Provinsi yang ada di Tebo yakni, jalan simpang logpon-simpang somel, jalan Padang Lamo dan jalan Simpang Niam diketahui mengalami kerusakan sejak beberapa tahun belakangan. Namun sejauh ini, belum ada perhatian serius dari pemerintah provinsi untuk melakukan perbaikan. Selama ini perbaikan yang dilakukan hanya sebatas pecing dan belum ada perbaikan secara menyeluruh (Pengaspalan_red).

Terkait hal itu, Bupati H. SUkandar, S.Kom, M.Si mengatakan, Pemda Tebo sudah sejak dua kali mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan mengusulkannya perbaikan jalan provinsi untuk tiga titik tersebut kepada pihak Provinsi Jambi. Namun, hingga saat ini tak kunjung ada realisasinya. 

" Iya, kita sudah dua kali mengusulakan melalui Musrenbang, tetapi belum juga terealisasi," ujar Bupati.

Lanjut Bupati, selama ini perbaikan yang dilakukan oleh pihak provinsi hanya sebatas pecing atau tambal sulam saja. Sedangkan melihat dari kondisi jalan saat ini, perbaikan bukan Cuma sebatas itu saja melainkan pengaspalan baru. " Perbaikan itu ada, tapi hanya sebatas pecing, kita sama-sama tau, kondisi jalan di tiga titik ini sudah cukup parah, sedangkan jalan itu menjadi akses vital bagi masyarakat," ujarnya.

Bupati berharap, pihak provinsi agar menganggarkan pengaspalan baru untuk jalan tersebut. Karena, jika jalan tersebut lamban di perbaiki, maka kondisinya akan semakin parah dan tentunya butuh anggaran yang cukup besar pula untuk melakukan perbaikannya nanti. 

" Semakin lama jalan itu semakin hancur, maka dari itu saya berharap agar pemerintah provinsi segera merealisasikan perbaikannya sebelum kondisinya bertambah parah," pungkasnya. 

Sementara itu, Kadis PU Tebo, Arif Makruf mengatakan, tidak hanya pada setiap musrenbang jalan tersebut diajukan. Bahkan, Bupati Tebo sudah sering meminta jalan tersebut untuk diperbaiki, mengingat kondisi yang sangat penting untuk akses masyarakat. 

" Memang jalan tersebut cukup panjang sekitar 112 KM, jadi biaya untuk memperbaikinya cukup besar, tetapi kita berharap PU Provinsi memberikan anggaran cukup untuk merealisasikan," Pungkas Bupati. (crew)

Related News