Potasium Sianida Dijual Bebas Di Pasar Sarinah


Warga Memperlihatkan Potasium
TEBOONLINE.COM, RIMBO BUJANG-Meskipun tergolong senyawa yang dikategorikan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), namun faktanya Potasium Sianida mudah ditemukan di pasar sarinah rimbo bujang. Keberadaannya ini sulit untuk dideteksi apakah melalui jalur yang resmi dan berizin atau ilegal.

Akibatnya Penggunaan dan pemanfaatannya pun sulit untuk diawasi. Padahal penggunaan potasium Sianida ini haruslah memenuhi kadar batas yang dinyatakan aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Bayangkan, ancaman dan risiko yang sedang kita hadapi. Patut disayangkan  senyawa mematikan ini jatuh ke tangan para pedagang  yang tidak bertanggung jawab dan memikirkan keuntungan sesaat.

Salah satu pedagang pasar sarinah yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi Teboonline.com (16/3) mengaku jika dalam musim kemarau saat ini permintaan potasium sianida dari masyarakat cukup meningkat namun dirinya mengaku tidak tahu menahu mau dipergunakan untuk apa oleh sang pembeli.

"Jika musim kemarau seperti saat ini permintaan potasium sianida meningkat, namun saya nggak tahu mau dipergunakan untuk apa oleh masyarakat," ujar warga ini.

EM, warga desa Wanareja kecamatan Rimbo Ulu yang juga sering membeli Potasium Sianida saat dikonfirmasi Teboonline.com menuturkan jika dirinya membeli barang tersebut untuk meracun ikan disungai karena kebetulan sedang musim kemarau dan air surut.

"Beli potas ya biasa buat meracun ikan ,mumpung sungai airnya lagi surut, yang jual juga banyak dipasar sarinah rimbo bujang, untuk 1 kg biasanya saya beli Rp.240.000 patungan sama kawan-kawan," ujarnya sambil bergegas pulang.

Sementara itu,Cahyono dari lembaga swadaya masyarakat dan pemerhati lingkungan menyayangkan maraknya warga mencari ikan dengan cara meracun dengan Potasium Sianida ,dan pihaknya mendesak aparat terkait menindak tegas penjual dan pelaku pencari ikan dengan menggunakan potas.

" Sudah selayaknya instansi terkait terus dan lebih meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas peredaran potasium Sianida, terutama yang tak berizin alias ilegal,apalagi dipergunakan untuk meracun ikan," ujar Cahyono. (go)

Related News