PNS Harus Netral, Sekda : Jangan Ada Yang Berpolitik


Noer Setya Budhi
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Memasuki musim politik 2014, Pemerintah Kabupaten Tebo menegaskan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak ikut berpolitik praktis kendati memiliki hak pilih, hal ini diungkapkan Sekda Tebo H Noor Setya Budi, kemarin.

Sekda mengatakan, keikutsertaan PNS dalam politik praktis sangat dilarang. Sesuai aturannya, PNS harus netral dalam pemilu. Mereka tidak boleh memihak kepada salah satu partai politik atau calon.

" PNS harus menjaga independensinya, kendati memilik hak pilih," terang Sekda Tebo.

Lanjutnya, sesuai aturan yang ada setiap PNS secara pribadi dipersilahkan untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi secara kedinasan atau PNS sesuai aturan sangat dilarang untuk ikut berpolitik, apalagi secara terang-tarangan mendukung salah satu calon.

" Intinya, PNS dilarang ikut berpolitik praktis, PNS harus netral," tegasnya.

Selain itu, Sekda menjelaskan, setiap SKPD memiliki fungsi kontrol terhadap stafnya. Jika salah satu staf terbukti melakukan politik maka SKPD akan memberikan sanksinya. Namun, jika SKPDnya yang melanggar aturan, pihaknya yang akan memberikan Sanksi tegas.

" Kita tetap memiliki kontrol terhadap PNS-PNS, kontrol dilakukan oleh masing-masing SKPD," jelasnya.

Mengenai ada tidaknya laporan yang masuk, sekda menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan masuk, baik dari masyarakat maupun dari masing-masing SKPD terkait PNS yang ikut berpolitik.

" Belum ada laporan masuk terkait PNS yang melanggar, tetapi bisa dipastikan setiap PNS yang melanggar akan mendapat sanksi," tegasnya.

Sanksi tersebut, akan diberikan oleh masing-masing SKPD dalam bentuk yang macam-macam, tergantung dari jenis kesalahannya.

" Jika terbukti, maka PNS tersebut akan dikenai sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya, mulai teguran hingga pemberhentian," pungkasnya. (nug)

Related News