Pembangunan Jembatan Sekalo Belum Dimulai, Yanuar : Belum Ketemu Titiknya


TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pembangunan Jembatan Muara Sekalo di Kecamatan Sumay yang terhenti pekerjaannya hingga kini belum juga menemui titik terang.

Pasalnya, warga Muara Sekalo masih tetap bersikukuh pembangunan jembatan Sekalo pada titik yang telah ditentukan oleh warga.

Camat Kecamatan Sumay, Yanuar mengatakan, pihaknya masih belum bisa menyatukan pendapat mengenai rencana Pembangunan Jembatan Desa Muara Sekalo.

" Kita bingung, Kades dan warga tetap pada pendiriannya," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk menemukan titik temu terkait masalah ini, pihaknya sudah berulang kali turun kelapangan, serta mengajak untuk sama-sama duduk dan bermusyawarah agar pembangunan akses transportasi darat tersebut dapat segera terlaksana.

" Kita sudah berulang kali melakukan mediasi. Sampai sekarang belum juga menemukan hasil kesepakatan antara kedua pihak. Untuk itu kami sangat mengharapkan kesadaran dari masing-masing pihak agar segeralah duduk musyawarah," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Joko Paryadi mengatakan, masalahnya kan ada di masyarakat. Jadi, ditingkat Kecamatan harus bulatkan dulu selaku pemegang teritorial.

Seperti diketahui, terhentinya proyek senilai Rp 9,5 Milyar melalui APBD Murni dengan sistem Multiyear tersebut, dikarenakan adanya pro dan kontra masalah lokasi titik pembangunannya. Sebelumnya, Kades Muara Sekalo telah menyerahkan surat kesepakatan yang ditandatangani oleh 60 Orang dari Perangkat dan Tokoh Masyarakat Desa, yang menginginkan pembangunan ditempatkan pada  lokasi survey awal.

" Tokoh masyarakat dan kades minta di lokasi survey awal, sedangkan warga melalui surat yang ditandatangani oleh 110 warga dari beberapa desa, yaitu Desa Semambu, Pemayungan, dan Suo-suo justru meminta lokasi pembangunan didekat jembatan lama," tambah Joko.

Sementara itu, menanggapi tercetusnya konflik pendapat tersebut. Dinas PU Tebo menegaskan kepada kedua pihak, bahwa pada prinsipnya pembangunan Jembatan Sekalo tersebut adalah untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu Pemkab Tebo mengharapkan agar masing-masing pihak dapat bersatu.

" Intinyakan ini untuk kepentingan bersama, jadi kami mengharapkan agar semua pihak dapat sepaham dan bersatu," pungkasnya. (nug)

Related News