Pekerja Tewas, Terjatuh Dari Pondasi Atas Masjid Agung (Islamic Center)

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Seorang pekerja bangunan proyek masjid agung (Islamic Center) terletak di KM.3 jalan Lintas Tebo Bungo, tewas terjatuh dari atas bangunan ketika melakukan pemasangan Mal cor slop pondasi bagian atas Masjid ,Selasa (25/3) kemarin pagi.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB pagi kemarin pagi saat seorang pekerja bernama Slamet Purwadi (33 tahun) warga karang Papak Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi propinsi Jawa Barat ketika akan melakukan pemasangan Mal Cor Slop pondasi bagian atas Masjid Agung sebelah barat, dan saat korban akan melintas diatas mal coran pondasi atas tiba-tiba saja mal terbuat dari kayu papan yang diinjaknya terlepas dan terpeleset sehingga korban pun tak dapat berpegangan atau menyelamatkan diri dan terjatuh diatas ketinggian ±15 Meter tanpa dilengkapi Septi Belt dan membentur bagian lantai bagian bawah Masjid sehingga mengalami luka pecah dibagian kepala dan luka memar dibagian kaki.

Melihat kondisi cukup parah, Korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebo untuk dilakukan tindakan gawat darurat. Namun, malang nyawa korban tak tertolong lagi hingga berita ini diturunkan (Slamet Purwadi) korban pun tewas dalam kecelakaan kerja dan akan segera dibawa kekediaman keluarganya didesa karang Papak Sukabumi Jawa Barat.

Sementara itu, keterangan yang dihimpun Teboonline.com melalui Kasat Reskrim Polres Tebo Ridwan Hutagaol membenarkan kejadian tewasnya seorang buruh pekerja bangunan proyek Masjid Agung di KM.3 Lintas Tebo Bungo, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi-saksi dari para pekerja diantaranya Juli (43 tahun) warga desa marinjung Sukabumi Jawa Barat dan Eko (Mandor Kayu) PT.NINDYA KARYA warga desa Cipatat Sukabumi Jawa Barat dan saat ini kejadian tersebut tengah  dalam penanganan Polres Tebo. 


Terpisah dikatakan para pekerja bangunan bahwa Slamet (Korban_red) kepada Teboonline.com kemarin baru saja tiba di Tebo beberapa hari ini dari Pulau Jawa untuk bekerja diproyek pembangunan Masjid Agung Tebo. 

"Kami prihatin serta turut berbela sungkawa sesama pekerja atas kejadian atau musibah yang telah menimpa Almarhum Slamet," ucap salah seorang pekerja lainnya. (ard)  

Related News