LSM Perlahan Tebo Kawal Pileg 2014, Hartoyo : Awasi Keterlibatan Petugas Pemilu, PNS dan Serangan Fajar

Hartoyo Rifai
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - Dewan Perwakilan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Korupsi dan Penyelamat Harta Negara (DPD LSM PERLAHAN) Kabupaten Tebo, yang dipimpin Oleh Hartoyo Rifai,SAg, eksis dalam menjalankan tugasnya, yaitu melakukan kontrol sosial tentang penyelenggaraan pemerintahan dan lainnya di wilayah Kabupaten Tebo sesuai mandat dan tugas yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP LSM Perlahan).                                                                                     
Terkait Penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg)  2014, Ketua LSM Perlahan Tebo menyatakan, pihaknya siap memantau dan mengawal penyelenggaraan Pileg 2014, dari mulai pra penyelenggaraan Pileg sampai dengan paripurnanya Pileg.

"Kami siap memantau jalannya pesta demokrasi Pileg 2014, pada mulai saat ini tahapan kampanye, masa tenang, pencoblosan di TPS, pleno penetapan hasil suara hingga selesai penyelenggaraan Pileg 2014," ungkap Hartoyo Rifai Ketua LSM Perlahan, saat dikonfirmasi Teboonline.com (18/3).                                                            

Dikatakannya, pada tahapan kampanye sampai dengan tahapan hari tenang, LSM Perlahan fokus memantau keterlibatan PNS yang ikut berkampanye dan memihak salah satu partai dan Caleg secara praktis, dan memonitor kampanye hitam, serta serangan fajar dihari tenang.             

" Sesuai peraturan yang ada, PNS harus netral dilarang ikut berpolitik praktis, apabila ditemui fakta dilapangan PNS tersebut harus ditindak tegas, dalam kasus tersebut LSM Perlahan siap menggiring sampai tuntas, " tegas Hartoyo Rifai.                                                                 
Terkait Mobil Dinas (Mobnas) diganti Plat Hitam, imbuh Hartoyo Rifai, pihaknya terus memonitor dilapangan, terindikasi adanya dugaan Mobnas milik Dewan diganti plat hitam untuk sosialisasi Caleg.

" Apabila ditemui faktanya di lapangan yang merupakan pelanggaran, supaya pihak penyelenggara Pileg atau pihak terkait, menindak tegas pelakunya, dalam hal kasus tersebut LSM Perlahan akan menggiring sampai tuntas," tandasnya.                                                    

Selain hal tersebut, tambah Hartoyo Rifai, penyelenggara Pileg, dari mulai jajaran KPUD, Panwaslu, PPK, PPS dan jajarannya harus profesional dan proforsional dalam menjalankan tugasnya, bersikap independen dan netralitas.


"Amanat dalam demokratisasi Pemilu, agar menghasilkan pemilu yang bersih , semua penyelenggara Pemilu harus bersikap netral dan independen,"pungkasnya. (Komet/cakra)    

Related News