DPR Bakal Panggil Kepala SKPD, Camat, UPTD, Kades Dan Lurah, Karena Disinyalir Ikut Berpolitik Praktis

Wartono Triyan Kusumo
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG - DPRD Kabupaten Tebo dalam waktu dekat ini berencana akan memanggil seluruh jajaran Kepala SKPD, Camat, Kepala UPTD, Kades, dan Lurah. Karena disinyalir, para pejabat dan PNS memihak ke salah satu partai dan calon tertentu menjelang Pemilihan Umum 9 April mendatang.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD kabupaten Tebo, Wartono Triyan Kusumo. "Ya benar, DPRD akan memanggil jajaran Kepala SKPD, Camat, Kepala UPTD, Kades dan Lurah karena diduga mereka terlibat politik praktis dengan mengarahkan para PNS ke salah satu Partai dan calon tertentu," ujar Wartono kepada Teboonline.com, Minggu (2/3).

Ini dilakukan lanjutnya, karena PNS dan Kades harus bisa memposisikan diri sebagai pihak yang netral sebagaimana telah diatur dalam UU Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu DPR RI, DPD, DPRD Prov, dan DPRD Kab/kota.

DPR berharap imbuh Wartono, agar semua pihak bisa mentaati semua peraturan demi terciptanya Pemilu yang jujur dan adil. Biarkan rakyat yang menentukan pilihannya sesuai dengan hati nuraninya.

" Panwas selaku Wasit dalam Pemilu ini juga harus bisa memfungsikan dirinya dan bertindak tegas jika ada permainan kotor dan lari dari peraturan perundangan. Panwas jangan memihak kemana - mana, cukup mempedomani peraturan dan memposisikan diri sebagai pihak yang professional," pungkas Wartono anggota DPRD Kabupaten Tebo fraksi PDI Perjuangan.

Hal senada juga ditegaskan oleh anggota DPRD kabupaten Tebo fraksi Demokrat, Syamsurizal. Dirinya mengaku telah banyak mendapatkan bukti adanya para Camat dan Kades secara terang - terangan ikut mengkampanyekan salah satu Caleg DPRRI dan dirinya juga punya bukti SMS beberapa Camat yang mengarahkan agar masyarakat memilih calon tertentu.

" Dilapangan telah terjadi politik yang terstruktur dan Massif serta fulgar dan saya punya bukti kongkrit, untuk itu saya sangat setuju dengan langkah DPR akan memanggil para pejabat di Kabupaten Tebo," kata Syamsurizal yang nota bene adalah Wakil ketua DPRD Kabupaten Tebo sambil menyebut Panwas juga mandul karena telah membiarkan para pejabat dan PNS ikut politik praktis.

Dirinya menyebut, pesta demokrasi Pileg di Kabupaten Tebo telah terjadi politik yang terstruktur dan Massif serta fulgar karena salah satu Caleg berkampanye di Masjid dan berselimut BKMT. (crew)

Related News