Zamzami : Kesenian Bernafaskan Islami Perlu Dilestarikan

Orkes Kasidah Modern Sinar Mulya Group

TEBOONLINE.COM, VII KOTO ILIR - Merupakan realita, Kesenian  bernafaskan Islami saat ini kondisinya nyaris hilang, akibat tergerus oleh kemajuan zaman. Pasalnya kalangan kawula muda, bahkan kalangan orang tua saat ini sudah terobsesi dengan gelamornya kesenian dangdut, yang sudah mengindonesia.

Ironisnya lagi, bukan hanya pada acara hajatan masyarakat, bahkan pada acara serimonial pemerintah pun, kesenian goyang dangdut mendapat prioritas untuk ajang hiburan. Sementara masih ada beberapa group kesenian Orkes Kasidah bernafaskan Islami, yang nasibnya bagaikan krakap tumbuh dibatu.

Padahal, Orkes Kasidah bernafaskan Islami, selain dapat dijadikan hiburan masyarakat, juga dapat menangkal masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan norma dan akidah bangsa Indonesia.

" Terkait hal tersebut, perlu kita gali dan ditumbuh kembangkan kembali serta kita lestarikan Kesenian bernafaskan Islami di Kabupaten Tebo, " ungkap Zamzami, tokoh masyarakat VII Koto Ilir, dikonfirmasi Teboonline.com (10/2)

Menurut Zamzami, salah satu bukti di dusun Sago Desa Paseban Kecamatan VII Koto Ilir, masih ada bertahan Orkes Kasidah Modern  Sinar Mulya Group, yang eksis tampil pada acara hajatan masyarakat, kendati kesenian bernafaskan Islami tersebut order untuk manggung saat ini berkurang.

" Saya mensuport kepada group Orkes Kasidah Sinar Mulya, karena sudah mempertahankan kesenian bernafaskan Islami, yang saat ini kesenian bernafaskan islami sudah redup dimakan zaman," ujar Zamzami.

Sementara itu, pimpinan Orkes Kasidah modern Sinar Mulya group Kecamatan VII Ilir, Ramzi dikonfirmasi mengatakan, menurutnya, dirinya bersama kawan - kawan mendirikan Orkes Kasidah  Sinar Mulya group,
selain untuk hiburan masyarakat sekaligus untuk menangkal budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat.

" Meskipun orkes Kasidah modern Sinar Mulya, keberadaanya hanya memiliki peralatan music yang sederhana, kita berupaya tetap eksis menghibur masyarakat," terang Ramzi. (komet/cakra)

Related News