Wednesday, February 19, 2014

Kafe Er Bee
TEBOONLINE.COM, RIMBOBUJANG -  Empat Tokoh elemen masyarakat Jalan Teuku Umar Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, menyampaikan Surat pernyataan atas nama masyarakat kepada Lurah Wirotho Agung  beberapa waktu yang lalu.

Surat pernyataan atas nama masyarakat yang ditanda tangani oleh Ketua RW 01 Buyadi Sah, Tokoh Agama Muhamad SA, Tokoh masyarakat Sutomo dan Ketua Lembaga Adat H.Misnan.

Surat Pernyataan
Surat tersebut ditembuskan ke Tripika Rimbo Bujang dan Ketua Lembaga Adat Wirotho Agung. Dalam isi Surat tersebut, masyarakat jalan Teuku Umar, menyampaikan aspirasi dan ultimatum atau permintaan, agar Lurah Wirotho Agung tidak memberikan rekomendasi perpanjangan izin usaha beroperasinya Kafe ER Bee milik Sujarno, yang berlokasi di Jalan Pahlawan Wirotho Agung.                                                  

Pasalnya, aktifitas Kafe ER Bee selama ini sudah mengusik warga dari kebisingan musik yang ditimbulkan dari Kafe ER Bee tersebut, sehingga masyarakat disekitar Cafe ER Bee merasa terganggu pada saat malam hari.                                                                  

Keempat Tokoh, atas nama masyarakat Jalan Teuku Umar sekitarnya, juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tebo, agar menolak perpanjangan izin usaha beroperasinya Cafe ER Bee.                                                             

Lurah Wiroto Agung Soedjarijo, dikonfirmasi Teboonline.com (19/2), membenarkan pihaknya menerima surat dari empat Tokoh elemen masyayarakat di lingkungan RW 01 Wirotho Agung.

" Benar kita sudah menerima surat resmi dari Tokoh elemen masyarakat, yang isi dalam surat tersebut pada intinya, warga menolak di perpanjang izin beroperasinya Kafe ER Bee," ungkap Lurah.                                                                          

Sementara itu, Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Tebo Adhim Kusnadi, dikonfirmasi mengatakan, pihak Kantor Satpol PP Tebo tidak pernah mengeluarkan rekomendasi izin Cafe, terkait adanya aktifitas Cafe yang tidak mengantongi izin operasional dan sudah meresahkan masyarakat, pihaknya akan melakukan penertiban.


"Kami akan melakukan penertiban atau razia, untuk tanggal dan kapan waktunya, belum dapat ditentukan, " tandas Kakan Satpol PP. (Tim)