Pawang Gajah Patah Tulang , Diserodok Gajah Liar

Kawanan Gajah liar di VII Koto

TEBOONLINE.COM, VIIKOTO  - Kawanan Gajah liar yang mengganas porak porandakan ratusan hektar perkebunan karet dan pondok milik masyarakat di kawasan hutan desa Tanjung Kecamatan VII Koto, berhasil dihalau oleh tim gabungan dari BKSDA yang dibantu oleh 4 orang Pawang yang didatangkan dari Waykambas, Lampung.

Tim gabungan penggiring gajah, terdiri dari 4 orang pawang Gajah, 6 orang dari Badan Konservasi Sumber Daya alam (BKSD) Jambi, Danramil 416-04/Pulau Temiang dan Babinsa Kecamatan VII Koto, serta dibantu oleh masyarakat setempat, berhasil melakukan penggiringan kelompok Gajah liar sampai ke pinggir Sungai Sisip perbatasan dengan PT TMA. Selama ini gorombolan Gajah tersebut sudah satu bulan bertahan di kebun karet masyarakat disekitar wilayah hutan Kecamatan VII Koto.

Namun, masih ada beberapa ekor Gajah yang membandel dan bertahan di perkebunan karet masyarakat. Sesuai yang direncanakan oleh pawang adan Tim, apabila kawanan Gajah berhasil dihalau menyeberang Sungai sisip, Gajah tersebut akan diarahkan menuju ke Patok 55 kompleks pinggiran perkebunan PT TMA.

Namun, kawanan Gajah tersebut tidak mau menyeberang Sungai Sisip, pasalnya di Sungai tersebut banyak aktifitas warga yang mendompeng emas (Peti). Akibat Tim atau pawang, memaksa kawanan Gajah liar untuk menyeberangi Sungai Sisip, akhirnya pukul 20.15 wib seekor Gajah marah dan mengamuk menyerodok salah seorang pawang, yang mengakibatkan korban babak belur dan mengalami cidera serius.

'' Korban (Pawang_red) dibawa ke Puskesmas Desa Teluk Lancang Kecamatan VII Koto untuk mendapatkan perawatan medis. Namun pihak Puskesmas tidak sanggup, dan diperkirakan korban mengalami patah tulang rusuk, " terang Danramil Pulau Temiang  Kapten INF Daud Sai, saat dikonfirmasi Teboonline.com (5/2).                                                                                               

Ditambahkan oleh Danramil, karena pihak Puskesmas Teluk Lancang tidak sanggup, akhirnya korban dirujuk dibawa kerumah Sakit di jambi untuk mendapatkan perawatan intensif.

" Saat ini korban sudah dibawa kerumah sakit di Jambi, sementara Tim penggiring Gajah dan pawang lainnya, masih bertahan dan berupaya menghalau kawanan Gajah liar, agar mau menyeberang Sungai Sisip dengan super hati - hati karena kawananan Gajah liar tersebut dalam kondisi masih marah dan bringas," pungkas Danramil. (komet)

Related News