Sunday, February 23, 2014


Arda Bili & Peni Setiawati Saat Menikah
TEBOONLINE.COM, RIMBOILIR - Lagi - lagi, dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali tercoreng akibat ulah salah satu oknum Guru.

Kali ini, perbuatan tersebut dilakukan oleh oknum Guru Agama SMKN 5 Kabupaten Tebo bernama Arda Bili (48) yang nota bene adalah warga Muara Bungo.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Teboonline.com menyebutkan, Arda Bili terpaksa harus menikahi seorang gadis bernama Peni Setiawati (19) warga Blok B Kecamatan Rimbo Ilir. karena, Arda Bili telah menghamili Peni Setiawati yang tak lain adalah mantan muridnya di SMKN 5 tersebut.

Diketahui, pernikahan keduanya berlangsung pada hari Jumat (14/2) di kediaman Peni Setiawati dengan seorang Peghulu dari KUA Rimbo Ilir yang dihadiri oleh Kades Blok B, Sakiyo dan disaksikan oleh keluarga kedua belah pihak.

Peni Setiawati, yang diketahui telah hamil 2 bulan lebih hasil hubungan gelapnya dengan mantan Gurunya itu, telah menjalin hubungan pacaran dengan mantan gurunya yang berstatus PNS itu sejak dirinya masih duduk di bangku SMK.

Selama menjalin hubungan asmara dengan Guru Agama yang diketahui sudah memiliki Istri dan Satu orang anak itu, Peni Setiawati dijanjikan akan dikuliahkan dan akan diberikan rumah.

Mungkin saja, karena diimingi - imingi dan bujuk rayu Guru agama tersebut, Peni Setiawati pun tergiur dan jatuh dipelukan Guru agama tersebut hingga terbongkar hubungan terlarang mereka setelah Peni Setiawati, hamil.

Namun, setelah Peni Setiawati dinikahi oleh Arda Bili dan telah sah menjadi Suaminya, sejak saat itu pula sang Suami menghilang dan tak pernah kembali lagi ke hadapan Peni Setiawati dan saat ini, Peni Setiawati dan orang tuanya dilanda kebingungan.

Sementara, Kepala SMKN 5 Kabupaten Tebo, Ngadiono ketika dikonfirmasi terkait informasi tersebut mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu atas kejadian tersebut.

'' Kami malah tidak tahu kejadian itu, Arda Bili sudah punya Istri dan Satu anak tinggal di Bungo, memang sejak peristiwa itu Arda Bili sebagai Guru Agama tidak pernah masuk,'' tutur Ngadiono saat dihubungi kemarin via HP.

Sementara itu, Kades Blok B, Sakiyo ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

'' Ya benar memang sudah disidang mereka berdua (Ardi Bili & Peni Setiawati_red) dan Arda Bili diminta untuk tanggung jawab, tapi sejak saat itu sampai sekarang Arda Bili menghilang, atau mungkin di rumahnya di Bungo,'' terang Kades Sakiyo.

Namun, pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Rimbo Ilir menyangkal ketika dikonfirmasi terkait pernikahan Arda Bili dengan Peni Setiawati.

'' Kalau tidak ada NA (Pengantar surat nikah_red) dari desa, saya tidak berani menikahkan, saya hanya datang saat sidang mereka untuk memberi solusi,'' ujar Kepala KUA Rimbo Ilir, Fahmi dan Arda Bili sendiri, sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. (crew)