Honorer K 2 Yang Lulus Diferifikasi Ulang

Poto Doc.teboonline.com

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Sebanyak 160 tenaga honorer Kategori 2 tahun 2013 yang dinyatakan lulus di Kabupaten Tebo, bakal dilakukan ferifikasi ulang oleh pihak Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Tebo.

Untuk itu, sejak tanggal 26 Februari lalu pihak BKD mengumumkan kepada 160 tenaga honorer K2 tersebut untuk mengumpulkan bahan ke BKD yang selanjutnya dilaporkan kepada BAKN guna pemberkasan NIP.

" Sejak tanggal 26 februari kemarin, bagi tenaga honorer K2 yang lulus diminta untuk segera mengumpulkan bahan guna pemberkasan NIP," terang Sekretaris BKD Kabupaten Tebo, Eko Nuryanto saat dihubungi Teboonline.com, Kamis (27/2).

Pihak BKD lanjutnya, membentuk tim guna memferifikasi ulang bahan honorer K2 yang dikumpulkan. Apakah nanti honorer K2 tersebut yang akan dipanggil ke BKD atau tim tersebut turun croscek ke Sekolah - sekolah untuk mengecek tentang kefalidan data honorer tersebut.

" Termasuk 12 orang honorer K2 yang dilaporkan bermasalah itu akan dicek, apakah pihak UPTD atau Kepala Sekolah juga akan kita panggil untuk memberikan keterangan apakah benar - benar yang bersangkutan bekerja dari tahun 2005," tutur Eko.

Apabila dari 160 tenaga honorer K2 diantaranya dinyatakan bermasalah oleh tim, maka pemberkasan NIP yang bersangkutan tidak akan dilanjutkan ke BAKN.

" Nanti yang dinyatakan bermasalah oleh tim, pemberkasan NIP tidak akan dilanjutkan ke BAKN," jelas Eko.

Pemberkasan NIP itu sendiri imbuhnya, harus selesai pada tanggal 30 April mendatang dan kemungkinan besar, pemberkasan NIP honorer Kategori 2 Kabupaten Tebo baru bisa diketahui sekitar bulan Mei 2014.

Sementara, ketika ditanya tentang 12 nama Guru Honorer K2 yang dilaporkan bermasalah kepada pihak BKD, Eko mengatakan bahwa apabila dinyatakan oleh tim mereka bermasalah, belum ada petunjuk dari Men-PAN, apakah mereka akan digantikan posisinya atau tidak.

" Belum tahu bagaimana petunjuknya, apakah mereka nanti dibatalkan dan bisa digantikan posisinya juga belum tahu, yang jelas bagi yang dinyatakan bermasalah itu tetap dibatalkan, " kata Eko. via HP. (crew)

Related News