Eksekusi Ruko PT.MANN, Membuat Ahli Waris Husien Saad Angkat Bicara


TEBOONLINE,COM, RIMBOBUJANG - Pelaksanaan Eksekusi kamis (30/1) kemarin pada Ruko milik PT.Mitra Andalas Niaga Nusantara (MANN) yang berdiri diatas tanah milik H.Anasrul secara hukum sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA) berjalan dengan damai dan lancar.


Alat Berat Untuk Eksekusi Ruko PT MANN
Ujang saleh selaku kuasa hukum penggugat menuturkan, proses Eksekusi dilakukan setelah Penetapan eksekusi dibacaakan oleh wakil Panitera Nasrul sekitar pukul 11:025 wib yang didampingi oleh panitia sekretaris (Pansek- red) berdasarkan keputusan Mahkamah Agung.

"Eksekusi sudah di laksanakan semua perkara sudah Ingkrah, Sudah menjadi hak milik penuh pemohon eksekusi,Namun sangat di sayangkan Pihak Termohon, maupun yang mewakili tidak hadir dipelaksanaan eksekusi kemarin," ungkap Ujang Saleh selaku kuasa hukum H.Anasrul pada Koran ini, kemarin.

Tak Berpintu, Ruko Milik PT MANN Setelah Dieksekusi
Dalam pelaksanaan Eksekusi Pihak kepolisian yang berpakaian lengkap sama sekali tidak berada di lokasi untuk melakukan penjagaan eksekusi, sementara pihak PN Tebo sudah melakukan ko0rdinasi sebelum dilakukan eksekusi, oleh karena itu  membuat pelaksanaan eksekusi tertunda yang mana sebelumnya di rencanakan pada pukul 09:00 wib hingga molor menjadi pukul 11:15 wib, imbuh Ujang Saleh.

Pantauan koran ini di lapangan, Pada pelaksanaan eksekusi kemarin, Arif selaku kepala Bagian pemerintahan Pemkab Tebo maupun yang mewakili tidak terlihat berada di lokasi, Hanya saja perwakilan dari staf PU, Dinas Pasar dan kepala bagian Hukum Bupati tebo yang terlihat dilokasi eksekusi pada kamis (30/1) kemarin.

Ironisnya, dengan dilaksanakan eksekusi ruko PT.MANN tersebut membuat Topan dan Eka yang merupakan putra dan  ahli waris  dari almarhum Husien Saad Yang notabene putra mantan Bupati Bungo Tebo angkat bicara.

Di mana ruko yang berdiri dikiri bangunan yang dieksekusi ini, semuanya berdiri di atas tanah Milik Husien Saat. Bukan Tanah pemerintah, ini terbukti dengan sudah dilakukan eksekusi pada hari ini yang mana selama ini masyarkat beranggapan ruko itu milik Pemda karena dibangun di atas tanah negara, sementara sesuai keputusan Mahkamah Agung, tanah tersebut sah milik Almarhum orang tua mereka seluas 3 hektar (Alm Husien saat-red) dan akan kami perjelas keberadaanya secara hukum yang berlaku.

"Bagi masyarkat yang sudah terlanjur menduduki lahan seluas 3 Hektar yang merupakan harta warisan Orang tua kami, selaku ahli warisnya kami menunggu itikad baik masyarakat untuk mencari solusinya," ujar Eka putra dari almar Husien saad.

Topan,  mempertegas kembali dengan telah dilakukannya eksekusi ruko milik PT.MANN di atas tanah milik H.Anasrus seluas 4X22 m yang sebelah utara berbatas dengan tanah milik Husien  Saad yang didapatkan secara bersamaan. Ini semua tertuang dalam Amar Keputusan Mahkamah Agung
tahun 2011.

"Dengan demikian jelas bawah tanah yang dibangun puluhan ruko yang oleh PT.MANN atas kerjasama dengan pemeritahan daerah (Pemda Tebo) sewaktu jabatan Bupati Majid mu"az, bukan tanah negara . Melainkan Tanah milik almarhum orang tua kami (Husien saad) semua bukti-bukti kepemilikan itu ada sama kami selaku anak-anaknya yang merupakan ahli warisnya,". (tim)

Related News