Wednesday, February 19, 2014

Wartono Triyan Kusumo

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - DPRD Kabupaten Tebo, dalam waktu dekat ini bakal memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Tebo terkait kemelut yang terjadi pada penerimaan CPNS 2013 jalur honorer Kategori 2.

Pemanggilan terhadap Kepala BKD Kabupaten Tebo tersebut, yakni menindak lanjuti adanya sanggahan dari para Guru Honorer Kategori 2 yang tidak lulus dan telah dilaporkan kepada pihak DPRD Kabupaten Tebo.

" DPRD Kabupaten Tebo telah menerima laporan dari para Guru honorer terkait sanggahan kelulusan Honorer Kategori 2 tahun 2013, suratnya sudah saya terima," terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Wartono Triyan Kusumo, Rabu (19/2).

Inti sanggahan tersebut lanjutnya, meminta kepada DPRD Kabupaten Tebo untuk mengusut adanya dugaan 12 orang yang dituding data tidak falid namun lulus pada pengumuman kelulusan Guru honorer Kategori 2 Kabupaten Tebo tahun 2013 lalu yang diumumkan pada tanggal 15 Februari lalu di situs Men-PAN.

" Persoalan ini perlu kita sikapi dengan serius karena menyangkut nasib seseorang, Dewan akan panggil pihak BKD untuk digelar Hearing dengan para Guru honorer," tegas Wartono.

Tidak dipungkiri memang imbuh Tono, kejadian protes terhadap kelulusan honorer Kategori 2 tidak hanya terjadi di Kabupaten Tebo, akan tetapi hampir disetiap daerah di Indonesia.

Menurut Wartono lagi, adanya honorer yang tidak falid data namun bisa lulus, ada dugaan permainan pihak BKD maupun keterlibatan Kepala Sekolah dalam memanipulasi data Guru yang bersangkutan. (crew)