Kades Teluk Kuali Bertindak Sebagai Irup, Upacara HUT RI Ke 73 Berlangsung Khidmat

Kades Teluk Kuali Zulhepni Yusuf dan undangan pada upacara peringatan HUT RI ke 73 di desa Teluk Kuali. 
TEBOONLINE.COM - Upacara bendera dalam rangka memperingati Dirgahayu Republik Indonesia ke 73 di desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi, berlangsung sukses dan khidmat.

Upacara digelar di lapangan Simpang Logpon, bertindak sebagai Inspektur upacara Kades Teluk Kuali Zulhepni Yusuf dan dihadiri oleh Pjs Kades Melako Intan Sumardi, tokoh masyarakat dan diikuti ratusan pelajar TK/PAUD, SD, SMP dan SMA.


Tampak pula pada barisan, unsur pemuda, PKK, BPD dan LPM. Sebelum dimulai upacara, dilakukan pertunjukan drama kolosal tentang perjuangan Pahlawan Sisimangaraja melawan penjajah dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI.

Dalam rangkaian upacara, setelah Inspektur Upacara memberikan bendera pusaka merah putih untuk dikibarkan oleh Pasukan Pengibar bendera, teks Proklamasi pun dibacakan oleh Ketua Lembaga Adat desa Teluk Kuali dan selanjutnya pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur upacara.

Usai upacara, Kades Teluk Kuali Zulhepni Yusuf pada Teboonline.com mengatakan bahwa desa Teluk Kuali rutin setiap tahun menggelar upacara HUT RI di desa sebagai bentuk patriotisme dan kepedulian masyarakat desa Teluk Kuali dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI.

"Alhamdulillah upacara HUT RI berjalan sukses, saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat desa Teluk Kuali yang turut berpartisipasi memperingati HUT RI ke 73 ini," pungkas Kades sambil mengatakan kegiatan Pawai HUT RI ke 73 bakal digelar Sabtu besok (18/08/2018). (us/crew)

Diduga Pungli di Pasar Sarinah, PKL di badan Jalan Los Pasar Ikan Dipungut Rp 1 Juta/lapak

Pedagang yang menempati badan jalan Los pasar Ikan di pasar Sarinah Rimbo Bujang. Para pedagang ini dipungut Rp 1 juta/lapak oleh oknum petugas pasar yang katanya akan disetorkan kepada Kepala Dinas.  
TEBOONLINE.COM - Carut marut dugaan terjadinya Pungutan Liar (Pungli) di Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, sepertinya tak pernah berhenti.

Kali ini, mencuat informasi Pungutan Liar yang dilakukan oleh oknum petugas pasar Sarinah yang dipungut dari para Pedagang Kaki Lima (PKL)  yang membuka lapaknya diatas badan jalan Los pasar Ikan pasar Sarinah.

Perpedagang dipungut sebesar Rp 1 juta/lapak, menurut warga yang tak mau disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pungutan tersebut dipungut dalam beberapa pekan yang lalu dengan alasan pungutan tersebut akan disetorkan ke Kepala Dinas.

"Perlapak Rp 1 juta dipungut, diatas badan jalan Los pasar Ikan itu ada belasan lapak. Pungutan itu katanyo untuk Kepala Dinas," kata warga ini pada Teboonline.com, Rabu (15/08/2018).

Pantauan Teboonline.com dilapangan, para pedagang yang menggelar lapak dagangannya diatas badan jalan los yang kondisinya sudah halus karena di Rabat Beton, rata - rata menjual Ikan dan Ayam potong. (crew)

Dewan Tuding Disperindagkop Tebo Tak Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Pansus Pasar

TEBOONLINE.COM - Anggota DPRD Kabupaten Tebo Fraksi PDI-Perjuangan Suwarno yang nota bene adalah Ketua Pansus Pasar DPRD Tebo, meminta kepada Pemkab Tebo dalam Hal ini Disperindagkop untuk serius menjalankan rekomendasi Pansus pasar.

"Rekomendasi Pansus kan sudah diserahkan ke Pimpinan Dewan, lalu diserahkan ke Eksekutif dalam hal ini Pemkab Tebo melalui Dinas Pasar, ya semestinya hasil rekomendasi Pansus dilaksanakan," ungkap Suwarno.

Suwarno mengatakan, Poin penting yang direkomendasikan Pansus adalah terkait perpanjangan atau penghentian Izin Ratusan Kios Pasar Sarinah yang telah habis masa izinnya serta keberadaan 8 Kios milik Pemkab Tebo yang telah dialihkan kepihak ketiga.

"Poin penting rekomendasi Pansus kemarin salah satunya apakah ratusan Kios yang telah habis masa izinnya akan diperpanjang atau dihentikan oleh Pemkab Tebo dan mengkaji kembali izin Kios milik Pemkab Tebo yang beralih kepihak ketiga," kata Suwarno.

Dikatakan Suwarno juga, Pada setiap Pandangan akhir fraksi di Paripurna selalu disampaikan kepada Pemkab Tebo mengenai peningkatan PAD dari sektor retribusi pasar yang dinilai masih terlalu minim.

"Saat Paripurna Pandangan Akhir Fraksi selalu kita sampaikan Pemkab harus meningkatkan PAD dari sektor retribusi pasar karena masih sangat minim," katanya.

Sekedar mengingatkan, Ikhwal terbentuknya Pansus Pasar DPRD Tebo Tahun 2016-2017 bermula banyaknya kejanggalan dari Sektor Retribusi Pasar yang setiap tahun tidak ada peningkatan yang signifikan.

Lalu, sebanyak 14 anggota Pansus Pasar DPRD Tebo yang dikomandoi oleh Suwarno dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan penuh wibawa, turun langsung di Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang untuk melakukan uji petik.

Di pasar Sarinah Rimbo Bujang, Anggota Pansus Pasar DPRD Tebo banyak sekali menemukan kejanggalan, mulai dari jumlah total Kios hingga adanya pemegang izin penempatan Kios dialihkan ke pihak ke tiga. Bahkan delapan kios pasar inpres yang dibangun tahun 90an oleh Pemerintah diduga telah disewakan hingga puluhan juta rupiah pertahun.

Dari keterangan pedagang kepada Anggota Pansus Pasar DPRD Tebo, sebanyak 28 Pedagang yang menghuni lapak yang baru dibangun Pemda Tebo membayar sebesar Rp. 500.000 kepada Dinas Pasar.

Tidak sampai disitu saja, Anggota Pansus DPRD Tebo juga menemukan sebanyak 150 kios yang telah habis masa sewa penempatannya.
Sementara, untuk lapak sayur yang berjumlah 216 berdasarkan data yang dimiliki petugas pemungut retribusi hanya 60 Persen yang membayar.

Kemudian, sidak berlanjut di Pasar Buah Pujasera, Anggota Pansus Pasar DPRD Tebo menemukan bukti pembayaran retribusi sebesar Rp 40-47 Ribu yang diduga tidak dimasukan ke Kas Daerah oleh Oknum dari Dinas Pasar Tebo. (crew)

Bakal Ada Mako Brimob di Tebo, Bupati: Pemda siapkan lahan 6 Hektar

Ilustrasi. 
TEBOONLINE.COM - Dengan adanya peningkatan tipe Polda Jambi dari Tipe B ke Tipe A, maka akan dilakukan pengembangan salah satunya penambahan Mako Brimob. Kabupaten Tebo dipilih untuk menjadi lokasi pembangunan Mako Brimob Detasmen C tersebut.

Hal tersebut langsung disampaikan Bupati Tebo, H. Sukandar Senin (13/8). Dirinya mengatakan bahwa Kabupaten Tebo dipercaya oleh Polda Jambi untuk menyediakan lokasi pembangunan mako Brimob.

"Dengan adanya peningkatan tipe Polda Jambi ke Tipe A,  maka akan dilakukan pengembangan mako Brimob. Polda Jambi mempercayakan Kabupaten Tebo sebagai lokasi pembangunannya," kata Sukandar.

Dengan dipercayakan kepecayaan tersebut, Kabupaten Tebo kata Sukandar menyambut baik hal tersebut dan telah menyediakan lahan milik pemerintah kabupaten tTebo seluas 6 hektar yang telah diusulkan ke Polda Jambi.

"Kita kan punya lahan 6 hekar yg awalnya direncanakan untuk pembanguann LP tapi tidak ada kemajuan, lahan itulah yg kita usulkan ke Polda Jambi sebagai lokasi mako Brimob wilayah barat," terang Sukandar.

Selain lokasi itu,  pemerintah Kabupaten Tebo juga menyodorkan lokasi di daerah Desa Sungai Alai yang terletak dipinggir jalan. Bupati menyerahkan sepenuhnya kepada pPolda untuk memilih kedua lokasi tersebut.

"Pihak polda memang menginginkan lokasi yang dekat dengan tempat pendidikan dan masyarakat, untuk itu kita usulkan 2 lokasi yaitu di Transos dan Sungai Alai, kita serahkan ke Polda untuk memilihnya," kata Sukandar.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Waka Polres Tebo, Kompol Yudha Pranata.  Dirinya menyatakan bahwa dengan adantya peningkatan tipologi Polda Jambi ke Tipe A maka ada penambahan satu detasmen Brimob. Dari itu Polda Jambi mengusulkan untuk dibangun di wilayah Bungo-Tebo.

"Dari usulan pak Kapolda bahwa pembangunan Detasmen C Brimob di lakukan di wilayah barat yaitu Bute,  untuk itu bersama Kasat Brimob kita telah melihat lokasinya yang difasilitasi oleh bapak Bupati," kata Wakapolres.

Terkait pembangunannya, Waka menjelaskan bahwa pembangunan akan dilakukan setalah penganggaran nanti dari Polri, namun sebelum itu masih dilakukan legalitas terkait lokasi 6 hektar yang diusulkan oleh Pemkab Tebo.

"Yang jelas lokasi pembangunannya di Tebo, namun saat masih dalam proses mempersiapkan lokasi termasuk legalitasnya," terang Waka.

"Untuk 1 Detasmen, minimal diisi 800 anggota Brimob nantinya," tuntas Waka. (crew)

Parah... Agen Gas Elpiji 3 kg PT IJM Rimbo Bujang & PT TSE di Rantau Api, Belum Laporan Berkala ke Dinas Perindagnaker

 TEBOONLINE.COM - Kepala Bidang perdagangan di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Edi Sopian, mengungkapkan bahwa setiap agen Gas Elpigi 3 Kg yang beroperasi di kabupaten Tebo, wajib melaporkan kegiatannya secara berkala ke Dinas Perindagnaker.

"Setiap agen Gas Elpiji 3 Kg di Tebo harus laporan berkala Tri Wulan ke Dinas Perindagnaker," sebutnya, Senin (13/08/2018) kepada awak media.

Sepanjang tahun ini, hanya agen PT Rimba Jaya Rahayu Lesatari yang sudah melaporkan penyaluran dan distribusi hingga bulan Juni 2018 ini dengan data lengkap dari 55 pangkalan yang berada dibawah naungannya.

"Agen PT Tebo Sultan Energi di Rantau Api dan PT Indah Jaya Mandiri (IJM) di Rimbo Bujang belum melaporkan sama sekali," beber Edi mengungkapkan. (crew)

Dihadiri Syahlan, Sukandar Lantik 3 Kades di Rimbo Ulu

3 Kades di Kecamatan Rimbo Ulu dilantik oleh Bupati Tebo H Sukandar di halaman kantor desa Wana Reja, Senin (13/08/2018). 
TEBOONLINE.COM - Dihadiri oleh Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan, Senin (13/08/2018) Bupati Tebo H Sukandar melantik 3 Kades di Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi.

3 Kades diantaranya Kades Wana Reja Monica Gautami, Kades Sumber Sari Sunoto dan Kades Suka Maju Hari Anggoro. Masa periode 3 Kades ini selama 6 tahun yakni 2018 - 2024.

Selain unsur OPD dan unsur Muspika, hadir pula dua orang anggota DPRD Tebo, para Kades, dan masyarakat dari tiga desa.

Bupati Tebo H Sukandar pada sambutannya ucapan selamat kepada Kades yang baru dilantik dan atas nama Pemkab ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kades lama dan kembali ke masyarakat desa.

"Pelantikan Kades dilakukan secara maraton dan berakhir 15 Agustus 2018. Saya berpesan kepada Kades yang baru dilantik, jangan cepat - cepat ganti perangkat desa karena penggunaan Dana Desa sedang berjalan. Nanti hal itu akan membuat repot sendiri. Tolong awasi yang sedang dikerjakan dan ikut kerjakan dengan baik," kata Sukandar.

Bupati juga berpesan agar Kades yang baru jangan sampai berusaha membongkar kasus Kades yang lama karena itu budaya buruk. Utamakan bagaimana caranya mengelola Dana Desa sesuai yang diamanahkan Presiden, tolong dikelola dengan baik Dana Desa karena hal ini untuk roda perekonomian masyarakat di desa.

"Kepada masyarakat tolong bantu Kades yang baru dilantik, jadi jangan sampai terjadi Kades baru dilantik, masyarakat sudah melakukan mosi tidak percaya," kata Sukandar lagi.

Pemda Tebo lanjutnya, tidak pernah ada kepentingan politik dalam pemerintahan desa.
Kepada Kades dan Kades lama, rencanakan segala sesuatunya dengan baik, kerjakan dengan baik dan selesaikan dengan baik dan disampaikan ucapan terima kasih kepada panitia Pilkades yang sudah melaksanakan Pilkades secara aman. (crew)

Dilantik Bupati Tebo H Sukandar, Molina Gautami Resmi Jabat Kades Wana Reja

Molina Gautami saat dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Tebo H Sukandar.  
TEBOONLINE.COM - Bersama dua orang Kades lainnya, Molina Gautami resmi menjadi pejabat Kades Wana Reja Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo provinsi Jambi, setelah dilantik oleh Bupati Tebo H Sukandar di halaman kantor desa Wana Reja periode 2018-2024 pada Senin (13/08/2018).

Sebelumnya, Molina Gautami menang pada ajang Pilkades Wana Reja setelah paling banyak meraup suara diantara para rivalnya.

Pada pelantikan tersebut, hadir Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan, Kepala BPMPD Kabupaten Tebo Suyadi, Camat Rimbo Ulu Siti Nariyah, anggota DPRD Tebo, para Kades, mantan Kades dan tokoh masyarakat.

"Saya mohon dukungan dari semua elemen masyarakat untuk membangun desa," sebut Molina Gautami pada Teboonline.com usai pelantikan. (crew)

Syahlan Himbau Kades Ajak Semua Elemen Urun Rembuk Rencanakan Program & Membangun Desa

Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan melantik Kades Perintis dan Kades Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang. 
TEBOONLINE.COM - Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan pada Senin (13/08/2018) kembali melantik sejumlah Kades yang menang bertarung pada Pilkades serentak yang digelar beberapa waktu yang lalu.

Ada 2 Kades di Kecamatan Rimbo Bujang yang dilantik yakni Kades Perintis Sarmidi dan Kades Sapta Mulia Bagiyo Santoso. Pelantikan dipusatkan di desa Sapta Mulia, Senin pagi.

Senin siang, pelantikan di Kecamatan Rimbo Ulu yaitu Kades Sumber Sari Sunoto, desa Wana Reja Maulina Gautami dan Kades Suka Maju Hari Wardoyo. Pelantikan dilakukan serentak di desa Wana Reja oleh Bupati Tebo H Sukandar.

Hadir pada pelantikan tersebut Kepala BPMPD Kabupaten Tebo Suyadi, Camat, Kapolsek, para Kades, mantan Kades yang serah terima jabata  dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu pula, Ketua TP PKK Kecamatan juga melantik Ketua TP PKK desa dimana Kades dilantik.

Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan pada sambutannya menyampaikan atas nama Pemkab Tebo ia mengucapkan selamat kepada Kades dan Ketua TP PKK desa yang baru saja dilantik.

"Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada mantan kades yang telah membantu Pemerintah daerah bekerja selama ini membangun desa. Dan kepada Kades yang baru dilantik agar segera konsolidasi kepada semua unsur yang ada di desa masing-masing dan koordinasi dengan BPD," kata Wabup Syahlan.

Syahlan menyebutkan bahwa segala sesuatunya kalau dikerjakan bersama Insya Allah tidak akan sulit, semua elemen yang ada di masyarakat diajak urun rembug untuk merencanakan program desa yang akan dilaksanakan ke depan sepanjang itu sesuai dengan UU yang berlaku.

"Sesuai visi misi Presiden RI Jokowi yaitu Nawa Cita pembangunan RI dimulai dari daerah pinggiran yaitu dari desa ke kota, oleh karena itu saya mengajak sinergikan program desa dengan visi misi Bupati Tebo tuntas 2022 dan sesuaikan dengan program Jambi tuntas," imbuhnya lagi.

Ia pun berpesan kepada masyarakat agar sama - sama membantu Kades yang baru dilantik dan lupakan beda pendapat dan beda pilihan saat pesta demokrasi.

"Kita jaga bahwa kita semua bersaudara dan jalin silaturahmi dengan semua dan itu tidak akan terjadi gesekan dan fiksi dilapisan paling bawah. Khusus untuk ibu - ibu, tolong bantu Bapak bapaknya, karena tanpa dorongan dari Ibu - ibu, Bapak - bapak bisa tidak akan berjalan," pungkas Syahlan. (crew)