Karyawan Tak Ikut BPJS, Izin Perusahaan Terancam Dicabut

TEBOONLINE.COM - Peringatan keras bagi badan usaha yang tidak mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan, izin usahanya terancam bakal dicabut. 

Ini disampaikan langsung oleh Charles, kepala kantor BPJS Kesehatan Tebo kepada Teboonline.com.

Charles menegaskan, bagi seluruh perusahaan yang mempekerjakan karyawannya wajib menjadi pesrta BPJS kesehatan. Ini sudah diatur dalam UU kesehatan dan ketenagakerjaan.

 "Kita sudah berkordinasi dengan kantor perizinan untuk menegakkan aturan peserta BPJS yang bekerja dibawah badan usaha," sebutnya meyakini.

Charles juga tidak membedakan apakah perusahaan skala kecil ataupun besar tetap sama saja. Asalkan kata dia, statusnya masih bekerja dibawah perusahaan atau orang tetap wajib menjadi peserta BPJS. "Jangankan perusahaan yang hanya punya empat karyawan, pembantu RT juga majikannya harus wajib mendaftarkan pembantunya ke BPJS," ujarnya. 

Pihaknya masih mendata ada berapa banyak perusahaan yang ada di Tebo yang mempekerjakan karyawannya. Sekaligus pihaknya kedepan bakal melakukan sosialisasi ke berbagai perusahan untuk memnerikan pemahaman pentingnya BPJS kesehatan.

"Yang jelas wacana ini sudah kita sampaikan ke Pemkab. Untuk itu pihaknya berharap agar pihak perusahaan tetap memperhatikan hak kesehatan karyawannya," pintanya.

Untuk peserta mandiri lanjut Charles, peserta hanya diwajibkan membayar Rp 25 ribu tiap bulan. Iuran itu dikenakan kepada peserta BPJS yang nanti memperoleh pelayanan kelas tiga. Berbeda lagi dengan peserta yang ditanggung oleh pemerintah seperti Jamkesmas ataupun Jamkesda. Untuk peserta ini lanjut Charles, hanya dibebankan sebesar Rp 23 ribu perjiwa setiap bulannya.

"Kalau di Kabupaten Tebo itu peserta BPJS kesehatan sudah mencapai 170 ribu jiwa. Kemungkinan dengan kesadaran perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS kesehatan maka semakin meningkat peserta BPJS Kesehatan yang memperoleh perlindungan," tuntasnya. (crew)



Mogok Kerja, Guru SMAN 16 Tebo Tuntut Kepala Sekolah Dicopot

Ruang majelis Guru SMAN 16 Tebo terlihat kosong karena aksi mogok kerja.
TEBOONLINE.COM - Belasan Guru SMAN 16 Kabupaten Tebo yang berlokasi di desa Wana Reja Kecamatan Rimbo Ulu, melakukan aksi mogok Kerja, Senin (22/4). Aksi mogok kerja dengan tidak mengajar ini menuntut Kepala Sekolah yakni Darma Laksana untuk lengser dari jabatannya.

Selain mogok kerja, Guru SMAN 16 kabupaten Tebo ini juga mengirimkan surat mosi tidak percaya terhadap penjabat Kepala SMAN 16 Tebo Darma Laksana kepada Gubernur Jambi, Dinas Pendidikan propinsi Jambi dan komisi I DPRD propinsi Jambi.

Adapun isi surat tersebut diantaranya meminta agar Gubernur Jambi memcopot Darma Laksana dari jabatan Kepala sekolah dan terkait ketidak transparanan pengelolaan Dana BOS oleh Kepsek.

Darma Laksana, saat dikonfirmasi teboonline.com terkait hal itu mengatakan bahwa ia mengaku tidak tahu Ada aksi mogok kerja bawahannya tersebut. Namun, ia mengungkapkan bawa pada saat upacara Senin pagi, banyak Guru yang tidak hadir.

Darma juga menambahkan bahwa yang mengajar saat ini juga Guru yang kebetulan ada jam mengajarnya. "Saya malah tidak tahu kalau ada aksi mogok Kerja, dan mungkin kalau ada aksi mogok kerja itu dugaan kami yang memprofokatori Wakil Kepsek," sebut Darma saat dikonfirmasi di ruangannya.

Pantauan teboonline.com, sekitar pukul 10.00 wib pagi, ruang majelis Guru yang biasanya ramai Guru, tak ada satupun orang. hanya terlihat tiga orang pegawai TU dan dua orang guru meskipun terlihat ada kegiatan belajar mengajar.

"Kami akan mogok kerja sampai tuntutan kami ini dipenuhi," sebut salah seorang Guru SMAN 16 Tebo yang ikut mogok kerja yang tak mau disebut namanya sambil menyebut setidaknya ada 15 orang Guru yang gelar aksi mogok kerja. (crew)

FMPPM Tebo, Amirudin : Hormati Bulan Puasa, Warem Harus Ditutup

AMIRUDIN.
TEBOONLINE.COM - Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Madrasah (FMPPM) Kabupaten Tebo, ajak elemen masyarakat untuk menghormati jelang dan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1438 H - 2017 M.

Beberapa hari lagi Umat Islam akan melaksanakan Ibadah Puasa Sebulan penuh, untuk itu agar Saudara kita Non Muslim untuk menghormati Saudara kita Umat Islam yang menjalani Ibadah Puasa.

Warung Remang - Remang (Warem) harus ditutup total aktifitasnya dalam Bulan Suci Ramadan. Bagi pedagang makanan agar menutup tempat  aktifitas berjualan dari pandangan mata umum pada Siang hari, begitu juga tempat hiburan malam harus ditutup.

Ketua Umum FMPPM Kabupaten Tebo Buya Amiruddin,S,Ag,M,Pd kepada Teboonline.com  mengatakan, pihaknya menghimbau kepada elemen masyarakat untuk menghormati jelang dan masuknya Bulan Suci Ramadhan 1438 H.

” Kita minta dengan sangat kepada Saudara kita Non Muslim untuk menghormati Saudara kita Umat Islam yang melaksanakan Ibadah Puasa,” tutur Buya Amiruddin.

Dikatakannya, diminta kepada pengusaha Warem agar menutup total aktifitasnya pada Bulan Suci Ramadhan. Begitu juga bagi warung atau Restoran yang mejual makanan supaya menutup dari pandangan mata Umum pada Siang hari.

”Kepada umat Islam untuk meningkatkan amal ibadahnya, diantaranya dengan meramaikan Tempat Ibadah seperti Masjid atau musholah untuk melaksanakan Sholat Tarawih dan Tadarus Al Quran. Marhaban Ya Ramadhan,” pungkas Buya Amiruddin. (asa)

FKPPI Tebo, Yanto : Bus PT Rapi Ugal - Ugalan Di Rimbo Bujang Berpotensi Terjadi Lakalantas

TEBOONLINE.COM - Bus PT Rapi angkutan penumpang yang beroperasi Jurusan Rimbo Bujang Tebo - Medan dengan Pangkalan Parkir di Jalan 21 Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang , dikeluhkan oleh masyarakat atau pengguna Jalan.

Pasalnya, Bus PT Rapi ini Sopirnya selalu Ugal-Ugalan dengan kecepatan tinggi saat melintas di alan Poros Rimbo Bujang Tebo. Sementara, Badan Jalan Poros Rimbo Bujang kecil atau sempit, sehingga pengguna Jalan seperti pengendara Sepeda motor harus mengalah mepeT ke tepi jalan bahkan ada yang masuk Parit gara-gara menghindar saat Bus PT Rapi melintas dengan kecepatan tinggi.

Yanto, Pengurus Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI dan POLRI (FKPPI)
Rayon Kecamatan Rimbo Bujang, angkat bicara terkait keresahan masyarakat atau pengguna Jalan akibat Sopir Bus PT Rapi yang ugal- ugalan melintas di Jalan Rimbo Bujang Tebo.

"Akibat Bus PT Rapi Ugal-Ugalan dengan kecepatan tinggi melaju di Jalanan Rimbo Bujang Tebo, sering terjadi pengendara Sepeda motor jatuh masuk Parit akibat menghindari Bus PT Rapi melintas dengan melaju kecepatan tingi, Kita minta kesadaran Sopir Bus PT Rapi untuk mengurangi kecepatan dan pelan-pelan saat melintas Jalan Rimbo Bujang Tebo karena badan Jalan sempit sebelum menelan korban Lakalantas,” tegas Pengurus FKPPI Yanto.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Rimbo Bujang  Brigol Roy Situmorang dikonfirmasi menuturkan, melalui tindakan preventif menghimbau kepada Sopir Bus PT Rapi jangan Ugal-Ugalan di jalanan dan mengurangi laju kecepatan saat melintas di Rimbo Bujang Tebo karena badan jalan sempit.

”Kita minta kepada Sopir Bus PT Rapi agar pelan-pelan saat melintas di Jalan Poros Rimbo Bujang Tebo untuk menghindari Lakalantas. Kita minta juga kepada pengendara Roda dua Jangan kebut-kebutan dan Parkirkan Kendaraannya pada tempatnya,” tandas Brigpol Roy. (asa)

Aset Perkantoran Setda Tebo Banyak Yang Rusak

Terlihat beberapa titik Plafon gedung kantor Bupati Tebo rusak dan butuh perbaikan.
TEBOONLINE.COM - Fasilitas perkantoran yang jadi aset Pemkab Tebo sepertinya luput dari perhatian. Sebut saja kaca, plafon (dek), lantai, atap dan banyak lagi semuanya rusak. Kondisi ini dibiarkan begitu saja tanpa ada perawatan atau perbaikan. 

Saat Teboonline.com menyambangi salah satu kabid yang membidangi masalah perawatan daen rehab kantor yakni Kabid Pembangunan Setda Tebo Heri JP, dirinya mengatakan sejauh ini sudah dibahas oleh sekda, baik usulan dan perencanaan rehab.

"Masalah ini sudah pernah kita bahas bersama Sekda dan tahun ini sudah kita usulkan untuk rehabnya," sebutnya.

Dirinya enggan berkomentar banyak terhadap masalah ini. Pasalnya, Heri bilang masalah ini ia mengarahkan untuk menanyakan ke bidang Perlengkapan. "Coba tanya ke bidang perlengkapan. Mereka yang lebih paham," ucapnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Riswan, Kabid Perlengkapan Setda Tebo saat ditanya soal perawatan dan rehab kantor mengaku belum ada anggarannya. Pasalnya, perawatan atau rehab kantor baru akan diajukan tahun ini. "Anggarannya tidak ada. Baru tahun ini mau kita ajukan. Kemungkinan tahun depan 2018 bisa dikerjakan," ucapnya.

Riswanpun  sepertinya masih gamang dengan persoalan ini. Pasalnya, untuk urusan rehab kantor seluruhnya dilimpahkan ke bidang Pembangunan. Dirinya mengaku sejauh ini tupoksi di Setda Tebo masih belum jelas pasca perubahan OPD beberapa bulan yang lalu.

"Ke bidang pembangunan saja. Mungkin mereka yang lebih pas," kata Riswan.

Pantauan Teboonline.com, di kantor Bupati Tebo beberapa aset Setda Tebo rusak. Sedikitnya ada 9 titik plafon yang pecah dan bolong, 19 titik kaca ruangan pecah dan beberapa lantai lainnya juga pecah. (crew)


Terkait Pencapaian Program Dokter Kecil, Dinkes Tebo Evaluasi Seluruh Puskesmas

TEBOONLINE.COM – Untuk memberikan pemahaman kesehatan sejak dini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo mengadakan Lomba Dokter Kecil tingkat SD. Lomba diikuti 17 peserta perwakilan 17 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Tebo. 

Kabid Kesramas Dinas Kesehatan kabupaten Tebo, Samsul Bahri M.Ph mengatakan bahwa penyelenggaraan tersebut untuk melatih keterampilan baik pengetahuan mengenai kesehatan didalam wadah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bagi anak-anak.

“Selain itu, juga untuk mendapatkan siswa yang berprestasi. Disini adalah prestasinya sehat masalah kesehatan, sehingga menjadi tolak ukur keberhasilan pembinaan masalah kesehatan sekolah di Kabupaten Tebo,” kata Samsul saat membuka secara resmi kegiatan Lomba Dokter kecil Tingkat Kabupaten Tebo, Senin (8/5).

Menurut Samsul, mereka yang mengikuti lomba tersebut, merupakan wakil-wakil terpilih dalam seleksi awal di tingkat Puskesmas atau Kecamatan. “Mereka merupakan perwakilan dari masing-masing Puskesmas yang dilakukan melalui seleksi lebih dulu. Dan juara satu di tingkat kecamatan atau Puskesmas itu kemudian diikutkan lomba serupa di tingkat Kabupaten Tebo,” Ujar Samsul.

Samsul juga menambahkan bahwa perlunya para pelajar untuk memahami bagaimana pola hidup sehat yang baik dan benar secara komprehensif. Tak sekedar menjaga kesehatan diri, namun juga siap menjadi agen atau duta yang mampu memberikan sosialisasi di lingkungan sekitarnya, baik di sekolah maupun di masyarakat umum.

“Kepada para peserta yang akan mengikuti seleksi, diharapkan bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan siap mengharumkan nama Sekolahan masing-masing,” ujar Samsul

Selain itu, Lomba Dokter Kecil Tingkat Kabupaten Tebo tahun 2017 ini juga merupakan upaya Dinas Kesehatan Tebo untuk melihat sejauh mana pembinaan dan peran puskesmas dalam menjalankan program Dokter Kecil di daerahnya masing-masing.

“Ini juga merupkan evaluasi bagi seluruh puskesmas, untuk melihat keberhasilan dalam membina dokter kecil di daerahnya masing-masing,” kata Samsul.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini, pola hidup bersih dan sehat akan tumbuh sejak dini sehingga nantinya bisa menjadikan masayrakat kabupaten tebo yang bersih dan sehat,” tuntas Samsul. (crew)


Bentuk Tim Terpadu, Pol PP Tebo Bakal Operasi Pekat Jelang Ramadhan

TEBOONLINE.COM - Plt Kepala Satuan Pol PP Tebo, Taufik Khaldi mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu SK Tim Terpadu dari Pj Bupati. SK tim Terpadu rencananya dibentuk untuk menertibkan aktifitas penyakit masyarakat (Pekat) jelang menyambut bulan ramadhan mendatang.

"Tinggal menunggu SK saja. Kalau SK keluar tinggal eksen," sebutnya meyakini.

Tim terpadu guna memberantas pekat jelang ramadhan adalah gabungan TNI, POLRI dan Pol PP.  Sejauh ini kata Taufik, pihaknya terus melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik terhadap TNI dan Polri. Untuk Tim Terpadu pihaknya bakal dibantu 5 anggota TNI dan 10 anggota polisi.

"Tetap kita bakal di back up oleh satuan TNI dan Polisi," katanya meyakini.

Disinggung masih seperti apa aktifitas pekat di Tebo, Taufik bilang, yang masih ditemukan adalah pekat miras, prostitusi, perjudian dan banyak lagi. Sejauh ini lanjut Taufik kegiatan operasi pekat dimaksudkan untuk menekan angka kriminalitas jelang ramadhan. 

"Siap turun, tinggal tunggu SKnya saja," tuntasnya. (crew)


Ini Dia Info Sementara Jadwal Pelantikan sukandar - Syahlan

TEBOONLINE.COM - Ketua DPC PDIP kabupaten Tebo Wartono Triyan Kusuma mengatakan bahwa Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih periode 2017 - 2022 Sukandar - Syahlan kemungkinan besar akan dilakukan pada bulan Mei 2017 ini.

"Informasi sementara dari Depdagri, jadwal pelantikan Suka-Syahlan pada tanggal 22 bulan Mei ini," ungkap Mas Tono saat dikonfirmasi Teboonline.com, Sabtu (6/5).

Kata Mas Tono ini, Depdagri belum mengeluarkan jadwal secara resmi berupa surat. Namun, info jadwal Pelantikan Sukandar - Syahlan padat 22 Mei ini mendekati kebenaran.

"Insya Allah jadwal Pelantikan ini positif dan mudah - mudahan Pelantikan Sukandar - Syahlan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tebo dapat berjalan aman," sebut Tono.

Ditanya dimana tempat pelantikan Suka -Syahlan besok, Tono membeberkan bahwa Pelantikan dilakukan secara serentak 3 Kabupaten yakni Tebo, Muaro Jambi dan Sarolangun.

"Pelantikan di Jambi oleh Gubernur atas nama Mendagri," tutup Tono. (crew)