KPUD Tebo Masih Bimbang, Mantan Napi Boleh Jadi Caleg Atau Tidak

BASRI
Ketua KPUD Tebo. 
TEBOONLINE.COM - Mantan Narapidana (Napi), apakah boleh menjadi calon legislatif atau tidak, belum dapat dipastikan.

Pasalnya, hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tebo belum bisa memastikan apakah mantan narapidana (Napi) boleh manjadi calon anggota DPRD atau tidak.

Karena pihak KPUD Tebo sejauh ini juga masih menunggu apakah PKPU 14 tahun 2018 di sahkan menjadi Undang-undang yang di dalamnya soal larangan mantan narapidana korupsi menjadi calon legislatif (Caleg).

Ketua KPUD Tebo Basri mengatakan, pihaknya saat ini memang masih menunggu petunjuk dari KPU RI soal aturan tersebut mengingat waktu yang sudah cukup singkat.

"Sejauh ini belum ada keputusan soal itu, kita juga masih menunggu apakah PKPU yang diajukan itu disahkan atau tidak," ujar Basri, Minggu (24/06/2018).

Basri mengatakan, kalau memang nantinya PKPU tersebut tidak disahkan menjadi undang-undang, pihaknya juga akan meminta kepastian apakah masih mengacu kepada aturan sebelumnya.

"Kalau sebelumnya kan boleh, dengan catatan menjalani masa hukuman dibawah 5 tahun. Kalau di Tebo ada beberapa calon yang merupakan mantan napi, tapi putusannya masih dibawah 5 tahun," pungkasnya. (crew)

Panitia Pilkades Sumber Sari Sebut Semua Berkas Calon Kades Tidak Bermasalah

TEBOONLINE.COM – Tahapan demi tahapan proses pesta demokrasi Pilkades Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo telah dilalui. Mulai dari pembukaan pendaftaran bakal calon hingga penyampaian visi misi dan program kerja Calon Kades yang digelar Sabtu kemarin (23/06/2018).

Tercatat, ada 4 orang calon Kades yang mendaftar dan telah ditetapkan oleh panitia Pilkades untuk turut meramaikan pentas Politik Pilkades Sumber Sari diantaranya nomor urut 1 diduduki oleh calon Incumbent yakni Masandi yang diketahui sudah dua periode menjadi orang nomor 1 di Pemerintahan Desa Sumber Sari.

Nomor urut 2 yaitu Sunoto,nomor urut 3 Joko Santoso dan nomor urut 4 Priyanto Joko Mandito. Ketua Panitia Pilkades Sumber Sari, Yatmuji pada Teboonline.com mengatakan bahwa 4 orang calon Kades sudah ditetapkan untuk bertarung pada Pilkades Sumber Sari 30 Juni mendatang.

Itu artinya, semua berkas administrasi semua calon Kades tidak ada yang bermasalah dan dinyatakan lengkap. “Dalam hal seleksi bahan dan berkas administrasi bakal calon Kades, panitia Pilkades cukup selektif dan hati – hati serta sangat jeli sehingga akhir finalnya adalah panitia Pilkades menetapkan 4 orang calon Kades,” tegas Yatmuji, Minggu (24/06/2018).

Yatmuji pun menyinggung terkait isu yang menerpa calon Kades nomor urut 1 Masandi. 
Namun, panitia Pilkades meloloskan berkas calon Kades Masandi sesuai dengan peraturan yang ada seperti berpatokan kepada yang bersangkutan (Masandi_red) bahwa sudah pernah menjabat sebagai Kades selama dua periode.

“Panitia juga berpatokan kepada adanya ijazah paket C dan paket B milik calon Kades Masandi yang merujuk pada ijazah SD yang bersangkutan itu,” pungkas Yatmuji sambil menyebut bahwa tahapan – tahapan Pilkades Sumber Sari sudah sesuai aturan dan saat ini sedang masuk masa kampanye calon Kades hingga tanggal 26 Juni. (crew)

10 Hektar Lahan Konsesi PT LAJ, Terbakar

Tim Manggala Agni dan TNI saat padamkan kebakaran di wilayah konsesi PT LAJ. Dalam upaya pemadaman ini, satu anggota TNI Serda Umar Dani terjatuh dan menjalani perawatan di RSUD STS Tebo. 
TEBOONLINE.COM - Satu anggota TNI bernama Serda Umar Dani mengalami musibah pada saat memadamkan insiden kebakaran yang terjadi di wilayah konsesi PT LAJ. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (23/06/2018) di desa Pemayongan Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo provinsi Jambi.

Menurut informasi, Serda Umar Dani saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD STS Tebo. Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Tebo Nufit Hari Rachmat pada Wartawan, Minggu (24/06/2018) membenarkan insiden tersebut.

Lebih jauh pula ia menjelaskan bahwa total lahan yang terbakar dalam wilayah konsesi PT LAJ mencapai 10 hektar. Lokasi kebakaran di wilayah Konsesi  PT LAJ dengan indikasi pembakaran lahan oleh pendatang.

"Tofografinya berbukit dan dengan semak belukar serta kayu kering," ujar Nufit.

Pemadaman dilakukan oleh 1 tim Groundcheck manggala agni Daops MTB,  3 orang anggota TNI dan 1 regu/20 Orang Tim Pemadam PT LAJ termasuk salah satunya Serda Umar Dani bersama rombongan tersebut.

"Tindakan yang dilakukan adalah melakukan Pemadaman Dengan Alat Manual dan mekanis berupa Jetsuter, 1 Unit GPS,  2 Unit Pompa Pemadam milik PT LAJ, 15 Buah Selang Buang, 1/2 Inci,  2 Buah Selang isap, 1 Buah Y Conektor,  2 Buah Nouzle 1.1/2 inch dan Perlengkapan Pribadi," sebut Nufit.

Menurut Nufit, kegiatan ini adalah lanjutan kegiatan groundcheck sebelumnya dan dengan  kondisi lokasi yang lebih jauh dan sulit dijangkau serta tak ada sinyal hp.

"1 orang anggota TNI terjatuh dan sudah diantar kembali ke Tebo tadi shubuh untuk selanjutnya dirawat, masih menunggu info lanjutan karena tim baru sampai dan mendapat sinyal, kondisi terakhir,  api telah padam dan Tim juga melakukan Sosialisasi ke masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," kata Nufit mengakhiri. (crew)

5 Calon Kades Teluk Kembang Jambu Sampaikan Visi Misi & Program Kerja

5 Calon Kades Teluk Kembang Jambu menyampaikan Visi misi dan program kerja dalam rangka pembangunan desa 5 tahun ke depan. 
TEBOONLINE.COM - Untuk memantapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di kabupaten Tebo pada tanggal 30 Juni 2018, panitia Pilkades desa Teluk Kembang Jambu Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo propinsi Jambi, menggelar penyampaian visi dan misi serta program kerja Calon Kades, pada Sabtu (23/06/2018).

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat tebo ulu Firdaus syukur S, pdi beserta kabid Pemberdayaan masyarakat desa Tebo (PMD) Ansori di aula kantor desa Teluk Kembang Jambu pukul 09,00.

Pantauwan Teboonline.com, dilokasi ada sebanyak 5 orang Calon kandidat Kepalah Desa Teluk Kembang Jambu Kecamatan Tebo Ulu terlihat satu persatu menyampaikan Visi Misi dan program. Ke 5 calon ini berbeda-beda Visi Misi dan program kerjanya untuk menjadikan desa Teluk Kembang jambu lebih baik lagi kedepannya.

Sementara itu, dalam sambutan Camat Tebo Ulu Firdaus Syukur menghimbau kepada semua calon kandidat Kepalah Desa agar selalu memahami aturan-aturan Pilkades yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Tebo, agar pemilihan Kepalah Desa serentak di kecamatan Tebo Ulu berjalan dengan sukses aman dan damai.

"Saya juga menghimbau agar panitia pemilihan Kepalah Desa berjiwa sosial jangan ada satu pun panitia pemilihan pilkades dan panitia pengawas pilkades yang berpihak ke salah satu kandidat calon kepalah desa, agar pemilihan kepalah desa di desa Teluk kembang Jambu ini berjalan lancar dan sukses," tutup Firdaus syukur S, pdi

Hal yang sama juga dikatakan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa BPMPD Kabupaten Tebo Ansori. Dalam kata sambutannya ia mengatakan bahwa semua masyarakat sudah bersama-sama barusan mendengarkan satu persatu calon Kades menyampaikan Visi Misi dan program kerja calon Kepalah Desa  Teluk Kembang Jambu bahwa apa yang telah disampaikannya Visi Misi dan program kerja calon kepala desa tadi sudah bagus semua.

"Tetapi disitu ada penilaian tersendiri bagi masyarakat desa Teluk Kembang Jambu, siapa nanti yang menurut masyarakat desa Teluk Kembang Jambu yang baik dan yang bisa membawa desa Teluk Kembang Jambu Lima tahun kedepan lebih baik lagi ," ungkap Ansori. (crew)


Halal Bihalal Alumni SMAN 5 Tebo, Sukses Digelar. Agung: Pertemuan rutin Alumni sudah dijadwalkan

Halal Bihalal Alumni SMAN 5 Tebo, hari raya Idul fitri 1439 H. 
TEBOONLINE.COM - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 H dimanfaatkan sebaik - baiknya oleh mantan atau alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo atau dahulu SMAN 2 Rimbo Bujang sebelum adanya perubahan nomor sekolah.

Para alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo yang gedungnya berdiri di desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, menggelar acara halal bihalal di kediaman salah satu alumninya yakni Siti Halimah di jalan RA Kartini Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, Sabtu (23/06/2018).

Tampak, dalam halal bihalal ini hadir para alumni kelulusan tahun 2001 dan 2002. Ari Yusmadayu, salah satu alumni pada Teboonline.com menuturkan bahwa halal Bihalal ini sengaja digelar selain sebagai wadah untuk saling bermaafan dalam suasana bulan yang fitri ini, juga sebagai ajang silaturahmi para alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo.

"Suasana Idul fitri ini sangat tepat sekali untuk halal Bihalal para alumni, ya sekaligus reuni gitu karena sejak kita lulus SMA dulu, kita kita ada yang sama sekali tidak pernah jumpa, momen inilah yang tepat untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang telah lama putus itu," ujar Yus, sapaan Ibu dua anak ini.

Hal yang sama juga dikatakan Agung, ia berharap pada pertemuan selanjutnya dilain momen, teman - teman alumni agar dapat hadir karena pertemuan rutin alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo selanjutnya sudah dijadwalkan pada acara halal bihalal ini.

"Untuk pertemuan selanjutnya Alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo di kediaman saudari Istiqomah di unit 4 Rimbo Bujang, untuk tanggal dan harinya nanti diinformasikan lewat group WA alumni," pungkas Agung.

Pantauan Teboonline.com, suasana halal Bihalal yang digelar pukul 15.30 wib diwarnai rasa keakraban dan Kekeluargaan. Masing-masing alumni membawa anak dan keluarga. (crew)

Awas... Hari Pertama Masuk Kerja, Kehadiran ASN Bakal Disidak

Wabup Tebo Syahlan Arfan saat melakukan Sidak hari pertama masuk kerja ASN pada tahun lalu. 
TEBOONLINE.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo bakal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap PNS atau Aparatur Sipil Negera (ASN) dihari pertama masuk kerja paska libur bersama hari raya Idul fitri 1439 H.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tebo juga telah mengingatkan kepada seluruh ASN agar tidak menambah libur dan wajib mulai masuk kerja pada hari pertama kerja yakni Kamis besok (21/06/2018).

Hal ini ditegaskan oleh Plt Sekda Tebo Abu Bakar, ia menegaskan bahwa hari pertama kerja Bupati dan Wakil Bupati Tebo akan melakukan inspeksi mendadak dan membentuk tiga tim mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat OPD.

"Jangan ada yang nambah libur, bagi yang melanggar akan diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," kata Abu Bakar.

Sementara itu, DPRD Tebo melalui wakil ketua, Syamsurizal menilai bahwa dengan libur panjang paling panjang sejak beberapa tahun terakhir, seharusnya tidak perlu melakukan Sidak, melainkan kesadaran masing-masing ASN sendiri untuk dapat kembali masuk kerja.

"Tidak perlu sidak sebenarnya, inikan libur panjang yang paling panjang sejak beberapa tahun terakhir. Kesadaran masing-masinglah untuk kembali masuk kerja," tegas pria yang akrab disapa Iday ini.

Selain itu, Iday juga menegaskan bahwa dengan telah kembali fitrah, hendaknya layanan dan kualitas kerja ASN dapat kembali maksimal, dan tentunya atas dasar semangat karena telah menjalani puasa sebulan penuh serta dengan telah mencapai hari kemenangan Hari Raya Idul Fitri.

"Hari pertama dan seterusnya pelayanan harus kembali maksimal, bahkan lebih ditingkatkan lagilah, sebab semua umat muslim sudah kembali ke fitrah, kalau untuk sidak itu harusnya tidak perlulah, kesadaran masing-masing saja, sebab inikan sudah libur yang sangat panjang," harap Iday. (crew)

Terkait Islamic Center Rimbo Ulu, Mas Tono: Bupati Tebo diminta ajak warga yang berseteru untuk duduk bersama

WARTONO TRIYAN KUSUMA, SE.MM
TEBOONLINE.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo Wartono Triyan Kusuma meminta kepada Bupati Tebo H Sukandar untuk segera mengajak masyarakat desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo yang protes terhadap lokasi Islamic Center untuk duduk bersama.

Menurut Wartono, terlepas dimana lokasi Islamic Center Rimbo Ulu akan dibangun, sebagai seorang Bupati Tebo harus segera mengambil sikap untuk dapat menetralisir keadaan dibawah dimana dalam hal ini adalah masyarakat desa Suka Damai memprotes pihak Pemerintah desa terkait penempatan lokasi Islamic Center.

"Saya yakin, masyarakat desa Suka Damai itu gampang dan mau diajak musyawarah. Paska dilakukan protes terhadap lokasi Islamic Center didepan kantor desa, Bupati Tebo H Sukandar sangat perlu untuk mengajak masyarakat duduk bersama dengan pihak Pemerintah. Dengan duduk bersama inilah, kemungkinan besar masyarakat ini akan nyambung untuk diajak komunikasi. Ini mungkin yang belum dilakukan paska adanya protes," ujar Mas Tono sapaan hariannya pada Teboonline.com, Senin (11/06/2018).

Gejolak yang terjadi ditengah - tengah masyarakat harus secepatnya diredam, terlebih lagi tahun ini akan menghadapi musim politik. Ini yang harus dihindari karena dikuatirkan akan dipolitisir oleh orang - orang tertentu.

Sementara itu, Kades Suka Damai Solikhin dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan menghadap Bupati Tebo. Misinya untuk menyampaikan telah adanya kesepahaman masyarakat terkait penempatan lokasi Islamic Center paska adanya aksi damai menolak penempatan lokasi Islamic Center didepan kantor desa.

"Kami akan menghadap pak Bupati, intinya kami akan menyampaikan agar masyarakat desa Suka Damai tentram dan aman serta menyampaikan sudah adanya kesepahaman warga soal lokasi Islamic Center," sebut Kades Sholikin via HP, dihubungi Teboonline.com, Senin (11/06/2018) sambil mengisyaratkan bahwa pihaknya akan memindahkan lokasi Islamic Center didepan arena MTQ sesuai hasil musyawarah masyarakat. (crew)

Terkait THR ASN Tebo: Bupati Tegaskan Tidak Ada, BKD Sebut Sudah Dicairkan

TEBOONLINE.COM - Secara mengejutkan Bupati Tebo, H Sukandar menyebutkan kalau anggaran untuk THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negera (ASN) Tebo tidak ada, yang mungkin dikeluarkan adalah gaji ke-13. Pernyataan jelas Bupati H Sukandar ini dilontarkan saat usai pelaksanaan Apel gelar pasukan persiapan Operasi Ketupat 2018, di Mapolres Tebo.

“Anggaran THR tidak ada, tapi gaji ke - 13 yang mungkin akan kita keluarkan, saya akan cek ke BKD, apakah bisa dikeluarkan sebelum hari H, atau nanti melalui transfer, akan saya pastikan ini,” ungkap Bupati H Sukandar kepada awak media Tebo.

Pernyataan lugas dan tegas orang nomor 1 Tebo ini bertolak belakang dengan keterangan Kepala Badan Keungan Daerah (BKD) Tebo, Nazar Efendi. Menurut Nazar, untuk THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah dicairkan pada awal Juni 2018 lalu. Sementara untuk gaji 13 akan dibayarkan pada awal bulan Juli 2018.

“THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah kita serahkan awal Juni kemarin,” ujar Nazar, Rabu (06/06/2018).

Nazar menegaskan, selain gaji 14, ASN Tebo juga menerima gaji 13 yang bakal dibayar setelah lebaran nanti, “Kalau gaji 13 kan untuk membantu anak sekolah jadi dibayarkan pas tahun ajaran baru, kalau gaji 14 untuk THR dibayarkan sebelum lebaran," jelas Nazar lagi.

Lebih lanjut Nazar mengungkapkan, kalau gaji 14 besarannya hampir sama dengan gaji 13, berupa gaji pokok penuh beserta tunjangan. Alokasi gaji 13 dan gaji 14 ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransferkan ke Pemerintah Daerah yang besarannya berkisar Rp 16 miliar.

Sementara terkait THR untuk honorer, Bupati H Sukandar menegaskan memang tidak ada. Karena edaran dari menteri keuangan baru diterima dan dianggaran 2018 memang tidak ada. Namun, Bupati menyerahkan soal THR honorer ini kepada kepala OPD.

“Untuk tenaga honorer, kami mohon maaf, karena himbauan Menteri Dalam Negeri baru diterima, secara anggaran tidak mungkin dianggarkan ditengah jalan, namun kepada kepala OPD, tolong untuk sedikit berbagi pada para honorer,” ucap Sukandar.

Bupati Sukandar menegaskan tidak akan melanggar aturan yang telah ditetakan Kementrian Keuangan. Bahwa anggaran 2018 harus sesuai dengan yang telah dimusyawarahkan dan direncanakan serta disetujui DPRD pada tahun 2017.

“Kalaupun mau dikeluarkan ditahun 2018, akan dikeluarkan dan dicantumkan di APBD Perubahan,” pungkas Bupati dua periode ini. (tim)