Parah... Pelajar Di Tebo Terlibat Pencurian Ditangkap Polisi

TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dalam waktu 30 menit, Satuan Polsek Rimbo Ilir berhasil menangkap pelaku pencurian di SMPN 12 Kabupaten Tebo yang beralamat di jalan Anggur desa Karang Dadi, Kecamatan Rimbo Ilir, Selasa (16/1/2018).

Dari hasil cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP) tim penyidikan Polsek Rimbo Ilir, pencuri ini melakukan aksinya dengan cara merusak kunci (Gembok_res) dan pintu kantor tata usaha (TU) dengan menggunakan benda tumpul.

Aksi pencuri ini pertama kali diketahui oleh Suryadi penjaga SMPN 12 Tebo. Waktu itu dirinya tengah melaksanakan tugasnya sebagai penjaga sekolah.

Saat mengecek setiap ruang sekolah, Suryadi terkejut karena pintu salah satu ruang atau kantor TU terbuka dengan kondisi gemboknya telah rusak.

"Begitu saya lihat ke dalam, kondisi ruang TU sudah berantakan dan sejumlah barang berharga hilang. Selanjutnya saya laporkan ke Polsek Rimbo Ilir," terang Suryadi ke tim penyidik Polsek Rimbo Ilir.

Hal ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Rimbo Ilir Aiptu Riyadi. Dikatakannya, begitu menerima laporan dari Suryadi, dirinya beserta sejumlah personil melakukan cek dan olah TKP guna mengumpulkan keterangan dan bukti.

Alhasil, tidak sampai 30 menit tim berhasil mengungkap dan mengamankan 4 orang tersangka pelaku yakni, PPB (17), ANP (17), AFM (18) dan, TAW (18), "Keempat Tsk ini berstatus pelajar aktif," kata Aiptu Riyadi.

"Keempat Tsk diamankan disalah satu rumah kos-kosan berikut sejumlah barang buktinya. Saat diamankan para Tsk tidak memberikan perlawanan. Sekarang Tsk dan barang bukti kita amankan di Mako Polres Rimbo Ilir guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (crew)

Ayo Buruan Daftar... KPUD Tebo Buka Pendaftaran Calon Anggota PPK

RIANCE JUSCAL. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo membuka pendaftaran calon anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) tahun 2018.

Yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2018 nanti, Hal tersebut dinyatakan oleh Riance Juskal, divisi Sumber Daya Manusia, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kabupaten Tebo.

"Pendaftaran terbuka untuk umum, pengumuman dapat dilihat di kantor KPU Kabupaten Tebo. Jl Lintas Tebo Bungo KM 2,5, sekalian formulir pendaftaran nantinya bisa diambil di kantor dan diunduh di website KPU, jika sudah kita umumkan secara resmi nanti," terangnya.

Dijelaskanya lebih lanjut, ada beberapa perubahan dalam rekruitmen PPK kali ini sesuai dengan Undang-undang no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 3 tahun 2018 tentang pembentukan dan tata kerja Pantia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara dalam penyelenggaraan pemilihan umum.

"Salah satu diantaranya adalah batasan usia minimal dan jumlah PPK yang direkrut, jika sebelumnya ada 5 orang perkecamatan, besok hanya 3 orang perkecamatan," pungkasnya. (crew)

Siswa SMAN 7 Kabupaten Tebo Mendadak Meninggal Dunia

ZU, siswa SMAN 7 Kabupaten Tebo mendadak meninggal dunia saat mengikuti upacara bendera hari Senin. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Kabar duka menyelimuti SMAN 7 Kabupaten Tebo, Sekolah yang terletak di Blok C Kecamatan Rimbo Ilir ini, kehilangan salah seorang siswanya. Siswa yang berinisial ZU (18) diketahui meninggal dunia saat sedang mengikuti upacara bendera rutin di sekolah, Senin (15/1/2018).

ZU tersebut awalnya tak mengeluhkan sakit, namun tiba-tiba saat upacara berlangsung mendadak pingsan. Seketika itu rekan korban yang berada sebelahnya langsung membawa korban ke ruangan UKS untuk mendapatkan pertolongan, namun sayangnya ZU sudah tak bergerak lagi.

Selanjutnya pihak sekolah merujuk ke Puskesmas Rimbo Ilir untuk penanganan intensif, akan tetapi saat tiba di ruangan UGD, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi oleh tim medis Puskesmas.

Kepala SMAN VII Sularno menjelaskan jika hingga saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya ZU.

"Gak ada yang tahu sakitnya apa, sebelumnya tidak ada mengeluh sakit," ujar Sularno.

ZU semasa hidupnya merupakan sosok siswa yang disiplin dan memiliki keaktifan terbukti dengan aktifnya dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Kapolsek Rimbo Ilir IPTU Kristian Susanto membenarkan kejadian tersebut.

Kapolsek saat mendatangi tkp beserta personilnya menjelaskan, bahwa tindakan pertama adalah mengamankan tkp dan selanjutnya mengimpun keterangan untuk sebagai data informasi, dan kemudian meminta hasil keterangan medis terkait mengenai penyebab korban meninggal dunia. (crew)

Gelar Aksi Mogok Belajar, Siswa SMAN 16 Tebo Tuntut Copot Kepala Sekolah

DHARMA LAKSANA S.Pd
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Baru beberapa bulan yang lalu, para Guru SMAN 16 Kabupaten Tebo melakukan aksi mogok mengajar. Kini giliran para siswanya, siswa SMAN 16 Kabupaten Tebo kurang lebih berjumlah 95 orang, Selasa pagi (16/1/2018) melakukan aksi Mogok belajar. Aksi tersebut buntut dari kekecewaan para siswa terhadap Kepala Sekolah yang dijabat oleh Dharma Laksana.

Dharma Laksana dituding diduga tidak transparan terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Aksi Mogok belajar siswa SMAN 16 Kabupaten Tebo dimana Gedungnya berada di desa Wanareja Kecamatan Rimbo Ulu ini, dilakukan dengan cara seluruh siswa tidak masuk sekolah dari pagi.

Intania Dwi Novita, Ketua OSIS SMAN 16 Kabupaten Tebo pada Teboonline.com saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Dharma Laksana selama menjabat sebagai Kepala SMAN 16 Tebo tidak pernah transparan seperti untuk hadiah Liga Futsall di sekolah yang dianggarkan dari dana BOS tahun 2017 lalu, sampai saat ini tak kunjung diberikan kepada siswa.

Ruangan belajar SMAN 16 Kabupaten Tebo kosong, hanya terlihat kursi yang diletakkan diatas meja belajar. 
"Kami tidak puas dengan kepemimpinan Kepala Sekolah, kami selalu mendapatkan masalah bahkan setiap proposal yang kami ajukan untuk kegiatan sekolah juga tidak pernah keluar. Selama Dharma Laksana jadi Kepala Sekolah, jumlah siswa terus menurun," ungkap Novi sapaannya saat dijumpai dikediamannya.

Lebih parahnya lagi lanjutnya, setiap tahun siswa dipungut biaya untuk pembelian alat Drum Band sejak tahun 2014 lalu dan sekarang Kepala Sekolah juga sudah meminta pungutan kembali kepada siswa untuk pembelian alat Drum Band.

Namun, sampai saat ini pun alat Drum Band tersebut belum juga dibelikan. Pernah siswa mempertanyakan hal itu kepada Kepala Sekolah, namun Kepala Sekolah berdalih bahwa dana pungutan untuk pembelian alat Drum Band diberikan kepada operator TIK digunakan untuk pembelian Tower yang ada di depan ruang TIK.

Tentang kebenaran jawaban Kepala Sekolah, para siswa pun kemudian bertanya langsung kepada operator TIK. Ternyata, jawaban operator TIK lain dengan yang disampaikan dengan Kepala Sekolah. Operator mengaku sama sekali tidak pernah menerima uang pemberian dari Kepala sekolah. Operator menegaskan bahwa tower TIK merupakan bantuan dari pemerintah provinsi.

"Kami akan mogok belajar sampai Kepala Sekolah Dharma Laksana dicopot, kami akan layangkan surat kepada Gubernur Jambi dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi meminta agar Kepala sekolah segera dicopot," tegas Ketua OSIS ini yang diamini rekan - rekannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 16 Kabupaten Tebo Dharma Laksana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Namun ia mengaku kalau terjadinya aksi mogom belajar para siswanya tersebut sudah dilaporkan ke dinas Provinsi Jambi.

"Sudah saya laporkan ke dinas Provinsi Jambi dan saya menghimbau agar para siswa kembali masuk sekolah karena kita akan menghadapi Ujian Sekolah dan Ujian Nasional," terang Dharma Laksana dijumpai di ruangannya.

Pantauan Teboonline.com, Selasa pagi di SMAN 16 Kabupaten Tebo tak satu pun siswa terlihat masuk sekolah. Ruangan belajar pun kosong dengan pintu terkunci. Hanya ada para Guru yang duduk - duduk di ruang majelis Guru. Tampak para aiswa SMAN 16 Kabupaten Tebo berkumpul disalah satu rumah siswa dengan berpakaian bebas. (crew)

Pastikan Kelayakan Venue Porprov 2018, Sukandar Bakal Cek Pembangunan Stadion

Bupati Tebo H Sukandar beserta istri saat cek pembangunan Stadion Tebo. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi, pelaksanaannya tinggal menghitung hari dan akan digelar di Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo. Untuk memastikan kelayakan dan kesiapan venue, Bupati Tebo H Sukandar akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Stadion Tebo.

"Dalam waktu dekat ini akan saya jadwalkan, kita akan pantau sudah seberapa jauh persiapan Stadion," ujar H Sukandar saat dikonfirmasi di Rumah Dinasnya, Senin (15/1/2018).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahrga dan Pariwisata Kabupaten Tebo, Mardiansyah beberapa waktu lalu mengatakan bahwa saat ini yang terus digenjot pembangunannya ialah stadion dan lintasan atletik yang akan digunakan untuk pembukaan.

“Untuk persiapan Porprov, bersama Dinas PUPR, kita terus menggenjot kesiapan stadion dan lintasan atletik yang nantinya akan dijadikan tempat pembukaan," ujar Mardiansyah.

Dilain tempat, salah satu Tokoh Masyarakat Tebo yang enggan identitasnya dipublikasikan meminta agar Pemerintah Kabupaten Tebo dengam di dorong DPRD Tebo agar dapat melakukan yang terbaik sehingga pelaksanaan Porprov 2018 di Tebo berjalan maksimal dan meninggalkan kesan positif.

"Belajar dari pelaksanaan MTQ di Masjid Agung, hendaknya seluruh pihak terutama Pemkab dan DPRD harus memikirkan apa yang terbaik agar pelaksanaan Porprov nanti dapat berjalan maksimal dan meninggalkan kesan yang baik, sebab lewat momentum ini bisa saja Tebo jadi diperhitungkan dan bisa saja Tebo jadi Cemoohan," sebutnya.

Sementara itu, diketahui bahwa Pelaksanaan Porprov Jambi 2018 akan digelar di dua kabupaten yaitu Bungo dan Tebo. Untuk pelaksaannya sendiri, pembukaan akan dilaksankan di kabupaten Tebo, sedangkan penutupan akan dilakukan di Kabupaten Bungo.
Kabupaten Tebo sendiri akan menggelar pertandingan 12 cabang olahraga, sedangkan sisanya akan dilaksanakan di Kabupaten Bungo. 12 cabor yang dipertandingkan di Kabupaten Tebo ialah Cabor Atletik,  motor,  catur,  dayung,  judo, panahan,  pancak silat, sepak bola, sepeda sport, tenis lapangan, tinju, dan taekwondo. (crew)

Menetapkan Prioritas Pembangunan, Bapeda Batanghari Gelar Musrenbang Kabupatem

TEBOONLINE.COM, MUARABULIAN - Badan Perencanaan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Batanghari gelar acara Musawarah Pembangunan Daerah yang pertama di Tahun 2018, bertempat di Kantor Camat Muara Tembesi, Senin (15/1/2018).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAPPEDA Kabupaten Batanghari Mulawarman, Ketua DPRD Kabupaten Batanghari M.Mahdan, Camat Muara Tembesi Asri Yonalsyah, Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Para Tamu Undangan yang lain dari Desa setempat.

Dalam hal ini, Ketua Panitia selaku penanggung jawab acara dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dari acara tersebut adalah yang pertama menyepakati prioritas usulan hasil musrenbang Desa/Kelurahan yang akan menjadi prioritas pembangunan Kecamatan, program dan kegiatan yang dibahas lalu di sepakati yakni, program dan kegiatan yang menjadi urusan wajib pilihan sesuai fungsi OPD/gabungan OPD dengan mengacu kepada standar pelayanan minimal.

Dan yang kedua yakni membahas dan menetapkan prioritas pembangunan Kecamatan yang tidak tercakup dalam prioritas pembangunan Desa, sekaligus menyepakati Delegasi/Utusan yang akan mewakili Kecamatan dalam memperjuangkan hasil musrenbang Kecamatan pada Forum Musrenbang Kabupaten.

Dirinya juga menyampaikan bahwa acara tersebut diadakan selama dua hari berturut-turut yakni pada tanggal 15 s/d 16 Januari 2018. dengan agenda pada hari pertama untuk pemaparan materi Musrenbang dari Camat Muara Tembesi, dan penyampaian sambutan kegiatan pembangunan dari nara sumber yakni DPRD dan OPD terkait.

Dan pada agenda hari kedua adalah untuk membahas dan mendiskusikan serta memberikan skor terhadap usulan DU-RKPDES yang menjadi prioritas pada perangkat daerah yang menjadi penanggung jawab usulan, serta penandatanganan berita acara Musrenbang Kecamatan.

Dirinya berharap semoga seluruh peserta Musyawarah hendaknya dapat menyepakati dan menentukan yang terbaik sesuai dengan tujuan Musrenbang tersebut.

Sementara itu, Camat Muara Tembesi Asri Yonalsyah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Musrenbang pada tahun 2018 ini adalah bentuk dari perencanaan partisipatif masyarakat, yang merupakan Forum antar para pelaku pembangunan dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan Daerah.

"Dengan diadakannya acara tersebut semoga saja kami dari pihak Kecamatan mendapatkan masukan untuk menyusun RKPD Kabupaten, Sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan Kecamatan dengan prioritas pembangunan SKPD, yang memerlukan dukungan pendanaan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun dari APBN," katanya.

Dirinya juga mengatakan bahwa Musrenbang tersebut, dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari tingkat Desa, yang telah selesai dilaksanakan sejak tanggal 26 Desember 2017 yang lalu sampai pada 7 januari 2018, kemudian akan dilanjutkan sampai ke tingkat Kabupaten.

"Saya berharap semoga saja dengan diadakannya Musrenbang tersebut bisa menjadi media interaktif bagi segenap Stake Holders Kecamatan, untuk dapat menetapkan program dan kegiatan Kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung Implementasi program kegiatan Tahun Anggaran berikutnya, dan bisa membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, Transparan, dan Akuntabel," pungkasnya.

Acara demi acara telah dilaksanakan dalam Musrenbang tersebut termasuk dengan pemaparan Materi dari Ketua BAPPEDA Kabupaten Batanghari Mulawarmansyah, yang mana pada pematerinya Mulawarman menyampaikan, segeralah optimalkan sumber daya manusia untuk akslerasi pembangunan daerah dengan mempercepat pembangunan SDM ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur pelayanan dasar.

"Adapun sasaran prioritas pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari di antaranya adalah, Meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, Meningkatkan kualitas masyarakat yang berkarakter mandiri dan inovatif, Meningkatkan sumber daya manusia yang sehat, Meningkatkan daya saing petani, Pemerataan pendapatan masyarakat, dan Meningkatkan iklim investasi daerah," pungkasnya. (iip)

Arminareka Perdana Al-inayah Tebo, Sukses Umrohkan 55 Jamaahnya

Khilyatun Al Inayah mendampingi 55 orang Jamaahnya melaksanakan ibadah Umroh. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Jasa penyelenggara Haji dan Umroh PT Arminareka Perdana Al Inayah Tebo, sukses mengantarkan 55 orang Jamaahnya melaksanakan ibadah Umroh.

Ibadah Umroh ini berjalan selama 14 hari, dari tanggal 3 Januari sampai tanggal 14 Januari 2018 yang didampingi langsung oleh pengelola biro travel Umroh PT Arminareka Perdana Al-inayah Tebo, Khilyatun Al Inayah.

Semua jamaah, saat ini sudah kembali berkumpul dengan keluarganya masing - masing dengan sehat dan selamat. Seperti yang disampaikan oleh pemilik Pondok Pesantren Al Inayah Rimbo Bujang ini pada laman Facebooknya.

Assalamualaikum wr wb
Sahabat FB, Alhamdulillah seluruh perjalanan ibadah umroh 4 jan 2018 by lion air  sudah selesai dilaksanakan.
Dan seluruh jamaah telah kembali dlm keadaan sehat wal'afiat dan bertemu dengan  keluarga masing masing.
Saya mengucapkan banyak terima kasih  atas   bantuan dan kerjasama yg baik dr semua  jamaah  dan tour leader juga mutowwif selama perjalanan ini khusus nya bis 46 dan 47
Semoga Allah menerima ibadah kita, Allah Kabulkan semua doa2 kita dan Allah mudahkan kita kembali mengunjungi 2 Tanah Suci NYA
Aamiin YRA
Walaikumsalam wr wb
Arminareka Perdana Al-inayah Tebo
Umi Inayah.

Khilyatun Al Inayah yang nota bene anggota DPRD Kabupaten Tebo ini menjelaskan bahwa jamaah Umrohnya ini menginap di Hotel Bintang 5 Swissotel Al Maqam, Mekah Arab Saudi yang jaraknya cukup dekat dengan Ka'bah. (crew)

Galeri Poto :

























Tak Puas Kinerja Rio, Warga Dusun Koto Jayo Bakar Kantor Desa

Kantor Rio Dusun Koto Jayo tampak terbakar paska kemarahan warga terhadap Kinerja Rio. 
TEBOONLINE.COM, MUARATEBO - Dengan terjadinya pembakaran kantor Rio Dusun Koto Jayo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo Jambi yang dilakukan oleh warganya sendiri adalah sebagai bentuk protes masyarakat atas kinerja Rio Koto Jayo.

Dari penelusuran Teboonline.com ke beberapa narasumber, sebagai kekesalan warga terhadap Kinerja Rio yang selama ini diduga telah menyelewengkan dana DD yang telah dikucurkan Pemerintah pusat tidak tepat sasaran dan selama ini diduga telah melenceng dari aturan.

Informasi yang diperoleh warga setempat, HN mengatakan bahwa, masyarakat selama ini sudah capek dengan kinerja Rio yang tidak transfaran terkait dana-dana yang masuk ke dalam Dusun.

Seperti Dana Desa, Anggaran Dana Desa, serta danan CRS dari perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Dusun Koto Jayo sendiri. Oleh karena itu masyarakat melampiaskan amarah dengan cara membakar Kantor Rio yang ada di Dusun.

“Ya selama ini, masyarakat sudah cukup sabar, karena Datuk Rio, Sardi tidak transfaran dalam hal masalah dana-dana yang masuk ke dusun,” sebutnya.

Sementara, IR warga lainnya juga mengatakan dari kinerja Rio selama ini telah sering ditoleransikan dan lebih sabar dalam melihat dari kinerjanya.

"Selama ini kami masih sabar atas kinerja yang telah dilakukan oleh Rio (Kepala Desa, red) masih kami beri toleransi," tegas IR.

Namun, sampai pagi ini Teboonline.com belum bisa menghubungi Rio Dusun Koto Jayo untuk mengkonfirmasi atas kejadian tersebut. (dar/san)