Dinas Perkim Tebo Tutup Mata, Sudah Sebulan LPJU Jalur Dua Rimbo Bujang Banyak Yang Padam

PADAM: LPJU jalur dua Rimbo Bujang sebagian mati, kondisi itu sudah terjadi hampir satu bulan. Kondisi inpun dikeluhkan oleh warga. 

TEBOONLINE.COM – Sudah hampir satu bulan, Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di jalur dua Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo sebagian padam. Bahkan kalau dihitung LPJU yang ada disana, sekitar 40 persennya tak hidup alias mati.

Kejadian padamnya sebagian LPJU jalur dua Rimbo Bujang ini sudah sering terjadi. Beberapa bulan yang lalu, hal serupa pun terjadi.

Sejauh ini, terkait padamnya LPJU yang sedang terjadi, belum ada pihak terkait dalam hal ini dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tebo melakukan perbaikan.

Padahal, setiap tahunnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo sendiri melalui Dinas Perkim Tebo selalu menganggarkan biaya untuk perawatan LPJU. Yang dipertanyakan adalah, mengapa Dinas Perkim Tebo tutup mata akan padamnya sebagian LPJU jalur dua Rimbo Bujang tersebut.

“Lah hampir sebulan Lampu jalan ini (LPJU Jalur Dua Rimbo Bujang,red) mati dibeberapa titik, sering pulak mati, nanti kalau sudah dibagusi, dak lama lagi mati, mungkin Lampu jalannya yang dipakai itu jelek,” kata Andi salah satu pedagang yang membuka lapak dagangannya dikawasan jalur dua Rimbo Bujang.

Ia pun berharap agar dinas Perkim Tebo segera memperbaikinya agar pengguna jalan kembali nyaman. Karena selain keamanan, hidupnya lampu jalan ini menambah keindahan suasana malam kota Rimbo Bujang. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Tebo Erwanto, Minggu (23/09/2018) saat dikonfirmasi Teboonline.com via HP tidak bisa dihubungi. (crew)   


Seleksi PPPK untuk Guru Honorer Dibuka Usai CPNS 2018


JAKARTA - Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru honorer berusia lebih dari 35 tahun yang ingin mengabdi untuk Negara akan dibuka usai Seleksi CPNS 2018.


"Untuk para guru honorer yang tidak memenuhi syarat karena usia, pintu alternatifnya melalui seleksi PPPK, dengan kualitas tetap diutamakan, kata Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy melalui siaran pers di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (22/9/2018).

Dengan solusi yang diberikan pemerintah tersebut, Mendikbud menghimbau kepada pemerintah daerah dan kepala sekolah untuk tidak lagi mengangkat guru honorer.

"Kemendikbud sudah mengirimkan surat kepada pemerintah daerah untuk tidak lagi ada pengangkatan guru honorer. Sesuai arahan presiden tidak boleh lagi pemerintah daerah dan kepala sekolah mengangkat guru honorer," tambahnya.

Mendikbud mengajak pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dapat bekerja sama dalam memberikan perhatian terhadap berbagai permasalahan, termasuk masa depan guru.

Semua ini tidak boleh lepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah dan memikirkan masa depan guru, lanjutnya.

Muhadjir mengimbau guru honorer untuk tetap fokus mengajar di sekolah. Ia juga mengimbau agar para guru honorer tidak lagi melakukan kegiatan diluar tugas profesionalnya sebagai guru. 

"Karena aspirasi sebagai guru honorer Insya Allah sudah diperhatikan pemerintah dan sudah dicarikan jalan keluarnya," katanya.

Sedangkan soal Seleksi CPNS 2018, pemerintah akan membuka pendaftaran mulai tanggal 26 September 2018. Salah satu syarat bagi pelamar yakni berusia tak lebih dari 35 tahun.

Sehingga guru honorer yang memiliki usia lebih dari 35 tahun dan ingin mengabdi kepada negara dihimbau untuk mengikuti Seleksi PPPK ini.

Pendaftaran CPNS 2018 bisa dilakukan melalui SSCN BKN di sscn.bkn.go.id. Pemerintah juga menegaskan bahwa pendaftaran CPNS hanya melalui portal SSCN BKN tersebut. (tirto.id)

Tak Bisa Ikut Tes CPNS, Honorer K2 Usia Diatas 35 Tahun Berkesempatan Ikut PPPK

MEDIASI: Perwakilan honorer K2 saat mediasi dengan Wabup Tuban.

TUBAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, prihatin dengan honorer K2 yang usinya diatas 35 tahun karena secara aturan tak bisa mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Wabup Noor Nahar Hussein menyarankan honorer K2 ikut tahapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

"Rekan-rekan guru yang hadir disini memperjuangkan nasibnya yang dari dulu tahun 2013, mereka ini yang belum berhasil lulus tes," ujar Wabup Noor Nahar, kepada suarabanyuurip.com, usai menerima perwakilan  pegawai Honorer K2 PGRI Kabupaten Tuban, di kantornya, Rabu (19/09/2018).

Pemkab Tuban telah mengajukan formasi CPNS sesuai kebutuhan. Kendati demikian, kewenangan dari pusat memberikan alokasi sebanyak 28 orang. Alokasi tersebut tidak mengakomodir jumlah guru honorer dan K2 yang berjumlah kurang lebih 400 orang. Dilain sisi, Pemkab Tuban tidak mempunyai otoritas untuk itu.

Jumlah alokasi tersebut tidak terisi seluruhnya, karena persyaratan untuk ikut tes CPNS yang sekarang ini usia dibatasi maksimal 35 tahun. Sedangkan rata-rata honorer dan K2 berumur 38 tahun dan telah bekerja sejak 2005.

Lebih dari itu, honorer K2 yang sudah bekerja sejak 2005, jika dilawankan dengan para fresh graduate sangat berat. Konsentrasi mereka terpecahkan, tidak hanya fokus salah satu. Faktor mengurusi keluarga, anak, dan mengajar.

"Jadi kemungkinan sangat kecil," terang wabup dua periode.

Melalui peraturan pemerintah PPPK, mudah-mudahan bisa terakomodir. Supaya teman-teman ini yang sudah bekerja sekian tahun tidak menderita, dan itu harapan Pemkab.

Kedepannya otoritas yang akan dilakukan Pemkab Tuban, adalah menaikkan kesejahteraan honorer K2 sesuai dengan anggaran yang ada. Tidak hanya itu, akan diupayakan untuk menggali potensi diluar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menambah pendapatan guna peningkatan kesejahteraan.

Terkait nantinya ada rekrutmen CPNS di tahun 2018 ini, diharapkan masyarakat tidak mudah percaya dengan orang-orang yang menawarkan jasa dijamin lolos. Karena sistem test pun sistem online jadi hasilnya akan diketahui secara langsung.

Pelaksanaan tes nantinya untuk wilayah Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan Gresik akan dipusatkan di Unisda Lamongan. Penetapan lokasi tersebut merupakan kewenangan pusat.

"Lokasi tes CPNS kali ini cukup relevan, karena lokasinya di tengah-tengah dan bisa dijangkau oleh beberapa daerah," pungkasnya. (Aim)

Lakukan Supervisi di desa Perintis, Camat Rimbo Bujang Beri Masukan Kepada Kades

Camat Rimbo Bujang saat lakukan Supervisi ke desa Perintis. Camat memberikan saran dan masukan tentang pembangunan desa. 
TEBOONLINE.COM - Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Sukiman Kamis pagi (20/09/2018) secara mendadak turun ke desa Perintis. Kedatangannya tersebut dalam rangka Supervisi kepada Kades dan Kaur desa.

Camat yang didampingi perwakilan dari Polsek Rimbo Bujang Aipda Marfin, kedatangannya langsung diterima oleh Kades Perintis Sarmidi. Pada kesempatan itu Camat memberikan saran dan masukan tentang program untuk mempercepat laju pembangunan desa Perintis.

Seperti desa diminta untuk memasukkan usulan pembangunan jalan yang sudah ditembus pada Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrendes), Camat juga memberikan masukan kepada desa agar desa membuka usaha isi ulang air bersih dan dimasukkan dalam BUMDES.

"Kita harus buka usaha yang punya nilai ekonomi yang tinggi, seperti usaha isi ulang air bersih karena di kantor desa Perintis ada Sumur Bor," kata Camat Sukiman menyampaikan sarannya ke Kades. (crew)

Baru Selesai Dikerjakan, Rabat Beton Gang Cinta Jalan 7 Wirotho Agung Sudah Mulai Rusak

Baru saja selesai dikerjakan, Rabat Beton jalan 7 Gang Cinta Kelurahan Wirotho Agung sudah mulai rusak. 
TEBOONLINE.COM - Lagi - lagi, proyek dibawah naungan dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tebo menjadi sorotan. Kali ini, yang menjadi sorotan adalah proyek pembangunan Rapat Beton jalan 7 Gang Cinta Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. 

Pada papan nama yang terpasang dilokasi, proyek tersebut senilai Rp 144.236.138,51 sebagai penyedia CV Agung Putra dengan masa pekerjaan selama 60 hari. Namun, Pada papan nama proyek tersebut tidak pula ditulis volume pekerjaan.

Yang paling menjadi sorotan pada proyek tersebut adalah kualitas fisik pekerjaan, hal ini diduga karena pekerjaan pembangunan proyek Rapat Beton tersebut terkesan asal jadi. Rekanan yang mengerjakannya tidak mengutamakan kualitas, namun malah mengutamakan keuntungan semata.

Tampak pada permukaan Rapat Beton dilokasi pada beberapa titik, sudah mulai mengelupas dan seperti hancur sekitar dengan kedalaman 1 atau 2 cm. Hal itu diakibatkan karena Cor atau Beton yang dibuat dari adukan Semen, Sirtu dan Batu Split tidak seimbang. Campuran Semennya kurang maksimal pada adukan tersebut sehingga Rabat Beton tersebut akan mudah terkikis dan hancur.


"Yang dikuatirkan nanti, Rabat Beton ini akan cepat rusak, sementara Rabat Beton ini baru selesai dibangun. Nah ini sudah mulai nampak pada permukaan Rabat Betonnya sudah mulai ngelupas," kata seorang Ibu yang bertempat tinggal di Gang Cinta yang tak mau disebut namanya pada Teboonline.com, Selasa (18/09/2018).

Ia pun berharap agar kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut untuk segera memperbaikinya karena kalau dibiarkan saja, dikuatirkan apabila terkena air hujan atau dilintasi kendaraan akan bertambah hancur. (crew)

Ini Dia Formasi Lengkap Penerimaan CPNS Tebo 2018



TEBOONLINE.COM - Setelah para calon pendaftar CPNS Tebo menunggu - nunggu tentang formasi penerimaan CPNS Tebo 2018, akhirnya formasi lengkap CPNS tersebut diumumkan. Kepala BKPSDM Tebo Haryadi mengatakan bahwa malam ini tepat Pukul 00.00 Wib Pemda Tebo mengumumkan Penerimaan CPNS 2018.

"Iya, malam ini diumumkan. Sesuai dengan formasi yang kita sampaikan kemarin," ujar Haryadi.

Adapun pengumuman pada website resmi Pemkab Tebo dengan Nomor: 810/ 267 /BKPSDM/2018 Tentang Pengumuman Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018 Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 140 Tahun 2018 Tanggal 30 Januari 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018 dan Keputusan Bupati Tebo Nomor 810/192/BKPSDM/ 2018 Tanggal 18 September 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018, maka Pemerintah Kabupaten Tebo mengumumkan pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2018 sebanyak 177 orang. (crew)

Kabel PLN di Pasar Sarinah Lepas Dari Tiang, Timpa Mobil Truk

Warga sedang mengevakuasi Mobil truk yang tertimpa Kabel PLN yang jatuh dari tiang.
TEBOONLINE.COM - Sebuah mobil Truk PS berwarna kuning melintas di jalan lingkar Pasar Sarinah mendadak berhenti di Simpang jalan keluar pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang sekitar pukul 09.00 wib Selasa (18/09/2018) setelah tertimpa Kabel listrik milik PLN yang terpasang pada tiang PLN.

Setelah berhenti, sopir truk tersebut keluar dari mobilnya dan melihat apa yang terjadi. Dengan dibantu warga yang berada di lokasi, mereka mengambil Kabel listrik yang menimpa Truk tersebut dengan hati - hati karena takut kesetrum. Pada saat itu, kondisi Listrik sedang menyala.

Setelah dievakuasi, Sopir tersebut perlahan menjalankan mobilnya, sementara warga bersama - sama mengangkat kabel yang menyangkut pada mobil tersebut. Sempat terjadi kemacetan saat evakuasi dilakukan.

Kabel besar berwarna hitam yang merupakan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) PLN ini, selama ini sudah terlihat kendor dan kabel tersebut tepatnya yang terpasang melintasi Simpang jalan lingkar pasar Sarinah ini, sebelum jatuh, kabel itu tampak diikat pada Kabel lainnya yang terpasang pada satu jaringan tersebut.

"Sebelum jatuh menimpa mobil, Kabel PLN ini cuma diikat pada kabel lainnya," ujar Iwan, saksi mata menuturkan pada Teboonline.com.

Kata Iwan, sempat ada kepulan asap warna hitam pada Travo listrik yang ada pada jaringan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum ada di lokasi untuk perbaikan. Untuk sementara, jalan keluar pasar Sarinah terpaksa ditutup untuk kendaraan mobil. Karena Kabel masih melintang di jalan. (crew)

Wabup Tebo Sorot Proyek Lintas Padang Lamo Yang Mangkrak

Proyek perbaikan jalan Lintas Padang Lampung yang mangkrak, tampak tumpukan Sirtu di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Akhirnya kondisi inipun menjadi sorotan Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan.
TEBOONLINE.COM - Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan meminta perbaikan jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo tepatnya di Simpang Logpon desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu menuju Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto dipercepat agar tak merugikan banyak pihak.

Menurutnya, selain menyebabkan kemacetan, lamanya proses perbaikan menyebabkan tumpukan material Sirtu mengganggu pengguna jalan saat melintas.

"Saya atas nama masyarakat Tebo Juga minta pengerjaan proyek jalan provinsi ini dipercepat agar semua pihak tak dirugikan, agar tidak menghambat semua aktivitas warga yang melintas," ujar Wabup Syahlan, Jumat (14/09).

Syahlan menyayangkan lambatnya pengerjaan perbaikan jalan di jalur utama Di Kecamatan VII tersebut. Bahkan beberapa kali ia melintas tak menjumpai aktivitas pekerjaan.

"Saya beberapa kali melintas hanya ada Tumpukan Sirtu, tak melihat ada pekerjaan yang dilakukan," ungkapnya.

Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan, kita minta kepada rekanan untuk segera mengerjakan supaya tidak ada pihak yang dirugikan.

Ditanya terkait anggaran proyek jalan padang lamo, Syahlan mengatakan, "Ini anggaran provinsi, jadi kita juga sebagai kontrol sosial, kita minta dinas terkait provinsi untuk segera mengevaluasi proyek ini," tuturnya. (crew)