5 Calon Kades Teluk Kembang Jambu Sampaikan Visi Misi & Program Kerja

5 Calon Kades Teluk Kembang Jambu menyampaikan Visi misi dan program kerja dalam rangka pembangunan desa 5 tahun ke depan. 
TEBOONLINE.COM - Untuk memantapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di kabupaten Tebo pada tanggal 30 Juni 2018, panitia Pilkades desa Teluk Kembang Jambu Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo propinsi Jambi, menggelar penyampaian visi dan misi serta program kerja Calon Kades, pada Sabtu (23/06/2018).

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat tebo ulu Firdaus syukur S, pdi beserta kabid Pemberdayaan masyarakat desa Tebo (PMD) Ansori di aula kantor desa Teluk Kembang Jambu pukul 09,00.

Pantauwan Teboonline.com, dilokasi ada sebanyak 5 orang Calon kandidat Kepalah Desa Teluk Kembang Jambu Kecamatan Tebo Ulu terlihat satu persatu menyampaikan Visi Misi dan program. Ke 5 calon ini berbeda-beda Visi Misi dan program kerjanya untuk menjadikan desa Teluk Kembang jambu lebih baik lagi kedepannya.

Sementara itu, dalam sambutan Camat Tebo Ulu Firdaus Syukur menghimbau kepada semua calon kandidat Kepalah Desa agar selalu memahami aturan-aturan Pilkades yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Tebo, agar pemilihan Kepalah Desa serentak di kecamatan Tebo Ulu berjalan dengan sukses aman dan damai.

"Saya juga menghimbau agar panitia pemilihan Kepalah Desa berjiwa sosial jangan ada satu pun panitia pemilihan pilkades dan panitia pengawas pilkades yang berpihak ke salah satu kandidat calon kepalah desa, agar pemilihan kepalah desa di desa Teluk kembang Jambu ini berjalan lancar dan sukses," tutup Firdaus syukur S, pdi

Hal yang sama juga dikatakan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa BPMPD Kabupaten Tebo Ansori. Dalam kata sambutannya ia mengatakan bahwa semua masyarakat sudah bersama-sama barusan mendengarkan satu persatu calon Kades menyampaikan Visi Misi dan program kerja calon Kepalah Desa  Teluk Kembang Jambu bahwa apa yang telah disampaikannya Visi Misi dan program kerja calon kepala desa tadi sudah bagus semua.

"Tetapi disitu ada penilaian tersendiri bagi masyarakat desa Teluk Kembang Jambu, siapa nanti yang menurut masyarakat desa Teluk Kembang Jambu yang baik dan yang bisa membawa desa Teluk Kembang Jambu Lima tahun kedepan lebih baik lagi ," ungkap Ansori. (crew)


Halal Bihalal Alumni SMAN 5 Tebo, Sukses Digelar. Agung: Pertemuan rutin Alumni sudah dijadwalkan

Halal Bihalal Alumni SMAN 5 Tebo, hari raya Idul fitri 1439 H. 
TEBOONLINE.COM - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 H dimanfaatkan sebaik - baiknya oleh mantan atau alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo atau dahulu SMAN 2 Rimbo Bujang sebelum adanya perubahan nomor sekolah.

Para alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo yang gedungnya berdiri di desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, menggelar acara halal bihalal di kediaman salah satu alumninya yakni Siti Halimah di jalan RA Kartini Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, Sabtu (23/06/2018).

Tampak, dalam halal bihalal ini hadir para alumni kelulusan tahun 2001 dan 2002. Ari Yusmadayu, salah satu alumni pada Teboonline.com menuturkan bahwa halal Bihalal ini sengaja digelar selain sebagai wadah untuk saling bermaafan dalam suasana bulan yang fitri ini, juga sebagai ajang silaturahmi para alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo.

"Suasana Idul fitri ini sangat tepat sekali untuk halal Bihalal para alumni, ya sekaligus reuni gitu karena sejak kita lulus SMA dulu, kita kita ada yang sama sekali tidak pernah jumpa, momen inilah yang tepat untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang telah lama putus itu," ujar Yus, sapaan Ibu dua anak ini.

Hal yang sama juga dikatakan Agung, ia berharap pada pertemuan selanjutnya dilain momen, teman - teman alumni agar dapat hadir karena pertemuan rutin alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo selanjutnya sudah dijadwalkan pada acara halal bihalal ini.

"Untuk pertemuan selanjutnya Alumni SMAN 5 Kabupaten Tebo di kediaman saudari Istiqomah di unit 4 Rimbo Bujang, untuk tanggal dan harinya nanti diinformasikan lewat group WA alumni," pungkas Agung.

Pantauan Teboonline.com, suasana halal Bihalal yang digelar pukul 15.30 wib diwarnai rasa keakraban dan Kekeluargaan. Masing-masing alumni membawa anak dan keluarga. (crew)

Awas... Hari Pertama Masuk Kerja, Kehadiran ASN Bakal Disidak

Wabup Tebo Syahlan Arfan saat melakukan Sidak hari pertama masuk kerja ASN pada tahun lalu. 
TEBOONLINE.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo bakal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap PNS atau Aparatur Sipil Negera (ASN) dihari pertama masuk kerja paska libur bersama hari raya Idul fitri 1439 H.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tebo juga telah mengingatkan kepada seluruh ASN agar tidak menambah libur dan wajib mulai masuk kerja pada hari pertama kerja yakni Kamis besok (21/06/2018).

Hal ini ditegaskan oleh Plt Sekda Tebo Abu Bakar, ia menegaskan bahwa hari pertama kerja Bupati dan Wakil Bupati Tebo akan melakukan inspeksi mendadak dan membentuk tiga tim mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat OPD.

"Jangan ada yang nambah libur, bagi yang melanggar akan diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku," kata Abu Bakar.

Sementara itu, DPRD Tebo melalui wakil ketua, Syamsurizal menilai bahwa dengan libur panjang paling panjang sejak beberapa tahun terakhir, seharusnya tidak perlu melakukan Sidak, melainkan kesadaran masing-masing ASN sendiri untuk dapat kembali masuk kerja.

"Tidak perlu sidak sebenarnya, inikan libur panjang yang paling panjang sejak beberapa tahun terakhir. Kesadaran masing-masinglah untuk kembali masuk kerja," tegas pria yang akrab disapa Iday ini.

Selain itu, Iday juga menegaskan bahwa dengan telah kembali fitrah, hendaknya layanan dan kualitas kerja ASN dapat kembali maksimal, dan tentunya atas dasar semangat karena telah menjalani puasa sebulan penuh serta dengan telah mencapai hari kemenangan Hari Raya Idul Fitri.

"Hari pertama dan seterusnya pelayanan harus kembali maksimal, bahkan lebih ditingkatkan lagilah, sebab semua umat muslim sudah kembali ke fitrah, kalau untuk sidak itu harusnya tidak perlulah, kesadaran masing-masing saja, sebab inikan sudah libur yang sangat panjang," harap Iday. (crew)

Terkait Islamic Center Rimbo Ulu, Mas Tono: Bupati Tebo diminta ajak warga yang berseteru untuk duduk bersama

WARTONO TRIYAN KUSUMA, SE.MM
TEBOONLINE.COM - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo Wartono Triyan Kusuma meminta kepada Bupati Tebo H Sukandar untuk segera mengajak masyarakat desa Suka Damai Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo yang protes terhadap lokasi Islamic Center untuk duduk bersama.

Menurut Wartono, terlepas dimana lokasi Islamic Center Rimbo Ulu akan dibangun, sebagai seorang Bupati Tebo harus segera mengambil sikap untuk dapat menetralisir keadaan dibawah dimana dalam hal ini adalah masyarakat desa Suka Damai memprotes pihak Pemerintah desa terkait penempatan lokasi Islamic Center.

"Saya yakin, masyarakat desa Suka Damai itu gampang dan mau diajak musyawarah. Paska dilakukan protes terhadap lokasi Islamic Center didepan kantor desa, Bupati Tebo H Sukandar sangat perlu untuk mengajak masyarakat duduk bersama dengan pihak Pemerintah. Dengan duduk bersama inilah, kemungkinan besar masyarakat ini akan nyambung untuk diajak komunikasi. Ini mungkin yang belum dilakukan paska adanya protes," ujar Mas Tono sapaan hariannya pada Teboonline.com, Senin (11/06/2018).

Gejolak yang terjadi ditengah - tengah masyarakat harus secepatnya diredam, terlebih lagi tahun ini akan menghadapi musim politik. Ini yang harus dihindari karena dikuatirkan akan dipolitisir oleh orang - orang tertentu.

Sementara itu, Kades Suka Damai Solikhin dikonfirmasi Teboonline.com mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan menghadap Bupati Tebo. Misinya untuk menyampaikan telah adanya kesepahaman masyarakat terkait penempatan lokasi Islamic Center paska adanya aksi damai menolak penempatan lokasi Islamic Center didepan kantor desa.

"Kami akan menghadap pak Bupati, intinya kami akan menyampaikan agar masyarakat desa Suka Damai tentram dan aman serta menyampaikan sudah adanya kesepahaman warga soal lokasi Islamic Center," sebut Kades Sholikin via HP, dihubungi Teboonline.com, Senin (11/06/2018) sambil mengisyaratkan bahwa pihaknya akan memindahkan lokasi Islamic Center didepan arena MTQ sesuai hasil musyawarah masyarakat. (crew)

Terkait THR ASN Tebo: Bupati Tegaskan Tidak Ada, BKD Sebut Sudah Dicairkan

TEBOONLINE.COM - Secara mengejutkan Bupati Tebo, H Sukandar menyebutkan kalau anggaran untuk THR Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negera (ASN) Tebo tidak ada, yang mungkin dikeluarkan adalah gaji ke-13. Pernyataan jelas Bupati H Sukandar ini dilontarkan saat usai pelaksanaan Apel gelar pasukan persiapan Operasi Ketupat 2018, di Mapolres Tebo.

“Anggaran THR tidak ada, tapi gaji ke - 13 yang mungkin akan kita keluarkan, saya akan cek ke BKD, apakah bisa dikeluarkan sebelum hari H, atau nanti melalui transfer, akan saya pastikan ini,” ungkap Bupati H Sukandar kepada awak media Tebo.

Pernyataan lugas dan tegas orang nomor 1 Tebo ini bertolak belakang dengan keterangan Kepala Badan Keungan Daerah (BKD) Tebo, Nazar Efendi. Menurut Nazar, untuk THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah dicairkan pada awal Juni 2018 lalu. Sementara untuk gaji 13 akan dibayarkan pada awal bulan Juli 2018.

“THR atau gaji 14 ASN Tebo sudah kita serahkan awal Juni kemarin,” ujar Nazar, Rabu (06/06/2018).

Nazar menegaskan, selain gaji 14, ASN Tebo juga menerima gaji 13 yang bakal dibayar setelah lebaran nanti, “Kalau gaji 13 kan untuk membantu anak sekolah jadi dibayarkan pas tahun ajaran baru, kalau gaji 14 untuk THR dibayarkan sebelum lebaran," jelas Nazar lagi.

Lebih lanjut Nazar mengungkapkan, kalau gaji 14 besarannya hampir sama dengan gaji 13, berupa gaji pokok penuh beserta tunjangan. Alokasi gaji 13 dan gaji 14 ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransferkan ke Pemerintah Daerah yang besarannya berkisar Rp 16 miliar.

Sementara terkait THR untuk honorer, Bupati H Sukandar menegaskan memang tidak ada. Karena edaran dari menteri keuangan baru diterima dan dianggaran 2018 memang tidak ada. Namun, Bupati menyerahkan soal THR honorer ini kepada kepala OPD.

“Untuk tenaga honorer, kami mohon maaf, karena himbauan Menteri Dalam Negeri baru diterima, secara anggaran tidak mungkin dianggarkan ditengah jalan, namun kepada kepala OPD, tolong untuk sedikit berbagi pada para honorer,” ucap Sukandar.

Bupati Sukandar menegaskan tidak akan melanggar aturan yang telah ditetakan Kementrian Keuangan. Bahwa anggaran 2018 harus sesuai dengan yang telah dimusyawarahkan dan direncanakan serta disetujui DPRD pada tahun 2017.

“Kalaupun mau dikeluarkan ditahun 2018, akan dikeluarkan dan dicantumkan di APBD Perubahan,” pungkas Bupati dua periode ini. (tim)

Horeee.... 142 Napi Lapas Tebo Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri

TEBOONLINE.COM - Hari raya Idul Fitri 1439 H/2018 M hanya tinggal hitungan hari. Pada perayaan Idul Fitri tahun ini, Lembaga Pemasyarakatan Tebo (Lapas), kembali memberikan remisi khusus untuk ratusan narapidana atau warga binaan. Mereka yang menerima remisi atau pengurangan massa tahanan ini seluruhnya adalah narapidana yang beragama Islam.

Kepala Lapas Tebo, Ahmad Hardi melalui Kasi Pembinaan dan Pendidikan (Bindik), Saripuddin saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (5/5/2018) menerangkan, untuk remisi khusus hari Raya Idul Fitri tahun ini sekitar 142 Narapidana dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima remisi.

“Kita mengajukan sekitar 210 warga binaan untuk menerima remisi ke Kementrian Hukum dan HAM, namun yang dinyatakan memenuhi syarat hanya 142 napi,” terang Saripuddin pada awak media.

Saripuddin juga menambahkan, remisi yang diberikan berfariasi, antara 15 hari hingga remisi tertinggi 90 hari. Untuk data lengkapnya semua tertuang di Online Lapas Tebo.

“Pengajuan remisi untuk tahun ini menggunakan sistem online, jadi kita menguploud data seluruh napi ke website Kemenkum HAM dan yang memenuhi syarat juga dikirim melalui internet,” pungkas Saripuddin.

Untuk diketahui saat ini jumlah warga binaan di Lapas Tebo sebanyak 161 orang, yang rinciannya tahanan titipan sebanyak 41 orang dan warga binaan yang sudah menjalani hukuman sebanyak 220 orang. Dari 261 tahanan dan napi ini berkisar 10 orang non muslim. (crew)

Rekanan Kebut Pekerjaan Proyek Pembangunan Jalur Dua Muara Tebo, Memet: H-7 pekerjaan harus sudah tuntas

Pembangunan jalan jalur dua kota Muara Tebo dikebut diprediksikan H-7 selesai dikerjakan. 
TEBOONLINE.COM - Jalan jalur dua Kota Tebo, tahun 2018 mulai dilanjutkan, sebelumnya jalan jalur dua dari simpang Padang lamo, baru tuntas dikerjakan hingga depan Hotel Alya dan tahun 2018 ini, Pemerintah Pusat kembali menggelontorkan dana untuk lanjutan jalur dua Tebo ini.

Pengerjaan yang sudah berjalan, saat ini membuat jalaur dua mulai Hotel Alya hingga depan terminal bongkar muat Tebo ini sering macet apalagi disaat jam sibuk. Untuk mengantisipasi agar pemudik bisa nyaman melintas di Kota Tebo, kontraktor alias rekanan yakni PT Dwi Karsa Mandiri yang mengerjakan proyek milyaran ini berjanji akan menuntaskan pekerjaan proyek hingga H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sosyanto alias Memet salah satu pengawas proyek pelebaran jalar dua Kota Tebo, saat ditemui dilokasi proyek menyebutkan kalau saat ini pihak rekanan memang harus kebut mengerjakab pelebaran jalan ini, targetnya H-7, jalur sebelah kiri ini selesai dikerjakan.

“Agar tidak mengganggu arus mudik lebaran, tepat tanggal 10 Mei atau H-7, pekerjaan harus tuntas dan tidak ada lagi kegiatan,” terang Memet, Senin (4/5/2018).

Saat ini, pekerjaan pengerasan dan lainnya sudah tuntas dan tinggal pengaspalan, jika tidak ada halang rintang, pekan ini pengaspalan hingga finising sudah mulai dikerjakan.

“Target yang dikerjakan jalur kiri dulu agar tidak membuat kemacetan dan setelah hari raya Idul Fitri, baru pengerjaan jalur kanan,” pungkas Memet pada awak media.

Pantauan dilokasi, lanjutan pelebaran jalur dua kota Tebo ini dikerjakan memang sangat rapi dan teliti. Sepanjang jalur pelebaran, jalan-jalan lobang diperbaiki dan diaspal ulang.

“Kalau dari awal pengerjaan, proyek pelebaran jalan jalur duo ini memang terlihat rapi dan sangat teliti,” ungkap Utomo warga Tebo yang tinggal dekat lokasi pelebaran jalan. (crew),

Berdalih Tak Ingin Beresiko, Porprov Jambi 2018 Terancam Dibatalkan

TEBOONLINE.COM - Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jambi yang terus molor pelaksanaannya, dikabarkan terancam gagal total. Gagalnya pelaksanaan PORPROV Jambi ke- XXII ini, diperkirakan masih banyaknya kekurangan disemua aspek.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tebo, Mardiansyah menegaskan bahwa pihaknya meminta agar Pemerintah Provinsi Jambi meninjau ulang jadwal pelaksanaan PORPROV Jambi yang dijadwalkan akhir tahun 2018.

“Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Kami meminta Provinsi Jambi untuk meninjau ulang jadwal PPORPROV yang dijadwalkan 18-25 November 2018,” ungkap Mardiansyah pada awak media.

Mardiansyah juga menyebutkan peninjauan ulang ini setelah bersepakat dengan Kabupaten Bungo yang juga menjadi tuan rumah. Jika pelaksanaan tetap dilakukan pada bulan November tersebut, sangat beresiko, selain waktu yang sangat padat kegiatan karena dipenghujung tahun juga berpotensi banyak kendala.

“Kendala pertanggung jawaban diakhir tahun yang padat kerja, sangat ditakutkab oleh panitia selaku tuan rumah,” tutur Mardiansyah, senin (4/5/2018).

Jika PORPROV Jambi ini terus diundur dipastikan kegiatan olahraga terbesar di Provinsi Jambi ini akan gagal total. Jika diundur, tahun 2019, bertepatan dengan PON dan waktu yang kosong hanya tahun 2020. (crew)