Lakukan Supervisi di desa Perintis, Camat Rimbo Bujang Beri Masukan Kepada Kades

Camat Rimbo Bujang saat lakukan Supervisi ke desa Perintis. Camat memberikan saran dan masukan tentang pembangunan desa. 
TEBOONLINE.COM - Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Sukiman Kamis pagi (20/09/2018) secara mendadak turun ke desa Perintis. Kedatangannya tersebut dalam rangka Supervisi kepada Kades dan Kaur desa.

Camat yang didampingi perwakilan dari Polsek Rimbo Bujang Aipda Marfin, kedatangannya langsung diterima oleh Kades Perintis Sarmidi. Pada kesempatan itu Camat memberikan saran dan masukan tentang program untuk mempercepat laju pembangunan desa Perintis.

Seperti desa diminta untuk memasukkan usulan pembangunan jalan yang sudah ditembus pada Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrendes), Camat juga memberikan masukan kepada desa agar desa membuka usaha isi ulang air bersih dan dimasukkan dalam BUMDES.

"Kita harus buka usaha yang punya nilai ekonomi yang tinggi, seperti usaha isi ulang air bersih karena di kantor desa Perintis ada Sumur Bor," kata Camat Sukiman menyampaikan sarannya ke Kades. (crew)

Baru Selesai Dikerjakan, Rabat Beton Gang Cinta Jalan 7 Wirotho Agung Sudah Mulai Rusak

Baru saja selesai dikerjakan, Rabat Beton jalan 7 Gang Cinta Kelurahan Wirotho Agung sudah mulai rusak. 
TEBOONLINE.COM - Lagi - lagi, proyek dibawah naungan dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tebo menjadi sorotan. Kali ini, yang menjadi sorotan adalah proyek pembangunan Rapat Beton jalan 7 Gang Cinta Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. 

Pada papan nama yang terpasang dilokasi, proyek tersebut senilai Rp 144.236.138,51 sebagai penyedia CV Agung Putra dengan masa pekerjaan selama 60 hari. Namun, Pada papan nama proyek tersebut tidak pula ditulis volume pekerjaan.

Yang paling menjadi sorotan pada proyek tersebut adalah kualitas fisik pekerjaan, hal ini diduga karena pekerjaan pembangunan proyek Rapat Beton tersebut terkesan asal jadi. Rekanan yang mengerjakannya tidak mengutamakan kualitas, namun malah mengutamakan keuntungan semata.

Tampak pada permukaan Rapat Beton dilokasi pada beberapa titik, sudah mulai mengelupas dan seperti hancur sekitar dengan kedalaman 1 atau 2 cm. Hal itu diakibatkan karena Cor atau Beton yang dibuat dari adukan Semen, Sirtu dan Batu Split tidak seimbang. Campuran Semennya kurang maksimal pada adukan tersebut sehingga Rabat Beton tersebut akan mudah terkikis dan hancur.


"Yang dikuatirkan nanti, Rabat Beton ini akan cepat rusak, sementara Rabat Beton ini baru selesai dibangun. Nah ini sudah mulai nampak pada permukaan Rabat Betonnya sudah mulai ngelupas," kata seorang Ibu yang bertempat tinggal di Gang Cinta yang tak mau disebut namanya pada Teboonline.com, Selasa (18/09/2018).

Ia pun berharap agar kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut untuk segera memperbaikinya karena kalau dibiarkan saja, dikuatirkan apabila terkena air hujan atau dilintasi kendaraan akan bertambah hancur. (crew)

Ini Dia Formasi Lengkap Penerimaan CPNS Tebo 2018



TEBOONLINE.COM - Setelah para calon pendaftar CPNS Tebo menunggu - nunggu tentang formasi penerimaan CPNS Tebo 2018, akhirnya formasi lengkap CPNS tersebut diumumkan. Kepala BKPSDM Tebo Haryadi mengatakan bahwa malam ini tepat Pukul 00.00 Wib Pemda Tebo mengumumkan Penerimaan CPNS 2018.

"Iya, malam ini diumumkan. Sesuai dengan formasi yang kita sampaikan kemarin," ujar Haryadi.

Adapun pengumuman pada website resmi Pemkab Tebo dengan Nomor: 810/ 267 /BKPSDM/2018 Tentang Pengumuman Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018 Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 140 Tahun 2018 Tanggal 30 Januari 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018 dan Keputusan Bupati Tebo Nomor 810/192/BKPSDM/ 2018 Tanggal 18 September 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2018, maka Pemerintah Kabupaten Tebo mengumumkan pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2018 sebanyak 177 orang. (crew)

Kabel PLN di Pasar Sarinah Lepas Dari Tiang, Timpa Mobil Truk

Warga sedang mengevakuasi Mobil truk yang tertimpa Kabel PLN yang jatuh dari tiang.
TEBOONLINE.COM - Sebuah mobil Truk PS berwarna kuning melintas di jalan lingkar Pasar Sarinah mendadak berhenti di Simpang jalan keluar pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang sekitar pukul 09.00 wib Selasa (18/09/2018) setelah tertimpa Kabel listrik milik PLN yang terpasang pada tiang PLN.

Setelah berhenti, sopir truk tersebut keluar dari mobilnya dan melihat apa yang terjadi. Dengan dibantu warga yang berada di lokasi, mereka mengambil Kabel listrik yang menimpa Truk tersebut dengan hati - hati karena takut kesetrum. Pada saat itu, kondisi Listrik sedang menyala.

Setelah dievakuasi, Sopir tersebut perlahan menjalankan mobilnya, sementara warga bersama - sama mengangkat kabel yang menyangkut pada mobil tersebut. Sempat terjadi kemacetan saat evakuasi dilakukan.

Kabel besar berwarna hitam yang merupakan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) PLN ini, selama ini sudah terlihat kendor dan kabel tersebut tepatnya yang terpasang melintasi Simpang jalan lingkar pasar Sarinah ini, sebelum jatuh, kabel itu tampak diikat pada Kabel lainnya yang terpasang pada satu jaringan tersebut.

"Sebelum jatuh menimpa mobil, Kabel PLN ini cuma diikat pada kabel lainnya," ujar Iwan, saksi mata menuturkan pada Teboonline.com.

Kata Iwan, sempat ada kepulan asap warna hitam pada Travo listrik yang ada pada jaringan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum ada di lokasi untuk perbaikan. Untuk sementara, jalan keluar pasar Sarinah terpaksa ditutup untuk kendaraan mobil. Karena Kabel masih melintang di jalan. (crew)

Wabup Tebo Sorot Proyek Lintas Padang Lamo Yang Mangkrak

Proyek perbaikan jalan Lintas Padang Lampung yang mangkrak, tampak tumpukan Sirtu di badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas. Akhirnya kondisi inipun menjadi sorotan Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan.
TEBOONLINE.COM - Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan meminta perbaikan jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo tepatnya di Simpang Logpon desa Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu menuju Desa Cermin Alam Kecamatan VII Koto dipercepat agar tak merugikan banyak pihak.

Menurutnya, selain menyebabkan kemacetan, lamanya proses perbaikan menyebabkan tumpukan material Sirtu mengganggu pengguna jalan saat melintas.

"Saya atas nama masyarakat Tebo Juga minta pengerjaan proyek jalan provinsi ini dipercepat agar semua pihak tak dirugikan, agar tidak menghambat semua aktivitas warga yang melintas," ujar Wabup Syahlan, Jumat (14/09).

Syahlan menyayangkan lambatnya pengerjaan perbaikan jalan di jalur utama Di Kecamatan VII tersebut. Bahkan beberapa kali ia melintas tak menjumpai aktivitas pekerjaan.

"Saya beberapa kali melintas hanya ada Tumpukan Sirtu, tak melihat ada pekerjaan yang dilakukan," ungkapnya.

Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan, kita minta kepada rekanan untuk segera mengerjakan supaya tidak ada pihak yang dirugikan.

Ditanya terkait anggaran proyek jalan padang lamo, Syahlan mengatakan, "Ini anggaran provinsi, jadi kita juga sebagai kontrol sosial, kita minta dinas terkait provinsi untuk segera mengevaluasi proyek ini," tuturnya. (crew)

MDTA Darul Ulum Teluk Kuali Bakal Gelar Tabligh Akbar, Husni: Penceramah KH Imam Ibnu Mubarok dari Lampung

TEBOONLINE.COM - Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Teluk Kuali Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, berencana akan menggelar Tabligh Akbar pada 30 September 2018 mendatang.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh pengelola MDTA Darul Ulum, M Husni Yusuf. "Insya Allah, sekarang kita sedang persiapan pelaksanaan. Untuk lokasinya  di Simpang Logpon Teluk Kuali dan pengajian Tabligh Akbar ini akan diisi oleh Penceramah KH Imam Ibnu Mubarok pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Lampung," ungkap Husni pada Teboonline.com, Jumat (14/09/2018).

Husni melanjutkan bahwa Tabligh Akkbar merupakan konsep untuk membangun komunikasi dalam rangka silaturrahmi antara sesama umat.  Dalam hal memberi dan berbagi ilmu agama pada kondisi dan situasi tertentu. Artinya berbagi dan memberi tentang kebaikan dan kebenaran.

Tabligh Akbar itu sesungguhnya adalah upaya membangun persatuan umat untuk melakukan komunikasi intelektual, spiritual dan sosial antara sesama, sehingga tujuan agama dan tujuan sosial dapat terwujud dengan baik.

"Tabligh Akbar juga merupakan upaya untuk membangun persatuan dan kesatuan umat baik dalam menegakkan sariah agama maupun dalam membangun komitmen sosial, maka dari itulah, kami selaku pengelola MDTA Darul Ulum Teluk Kuali sangat berkeinginan yang tinggi untuk menggelar Tabligh Akbar," pungkas Husni.

Rencana Tabligh Akbar inipun, ditulis di postingan beranda akun Facebook Husni Kuali Emas milik M Husni Yusuf pada 13 September 2018 pukul 18.40 WIB.

"HADIRILAH TABLIGH AKBAR BERSAMA KH.IMAM IBNU MUBAROK PENGASUH POMPES FATHUL ULUM PROPINSI LAMPUNG PADA HARI MINGGU TANGGAL 30 SEPTEMBER 2018 DI MDTA DARUL ULUM TELUK KUALI." tulisnya di beranda Facebook nya. (crew)

PT LAJ & PT WW Berkomitmen Untuk Membina Petani Karet Lokal

TEBOONLINE.COM – Tim Resolusi konflik PT Lestari Asri Jaya (PT LAJ) dan PT Wanamukti Wisesa (PT WW) yang beberapa pekan lalu telah dikukuhkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, saat ini telah menjalankan fungsinya. 

Disela-sela acara sosialisasi yang dilaksanakan di Pendopo Rumdin Bupati Tebo Tebo, Widyarsono, Government Relation General Manajer menjelaskan kepada Teboonline.com bahwa PT LAJ dan PT WW telah melaksanakan studi pemetaan potensi dan resolusi konflik dengan bantuan konsultan Wahana Aksara. 

Selanjutnya,  hasil studi lapangan tersebut telah dipaparkan didepan Dirjen PHPL dan kemudian Kementerian KLHK membentuk Tim Resolusi Konflik (TRK) melalui SK Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. 

Sosialisasi pemetaan potensi dan resolusi konflik yang dilaksanakan saat ini adalah bagian dari agenda kerja Tim TRK sekaligus sebagai lanjutan dari FGD yang pernah dilakukan di Polres Tebo pada bulan April lalu, sambungnya.

Widyarsono juga mengungkapkan bahwa konflik di PT LAJ & PT WW yang terjadi dilapangan mayoritas adalah persoalan lahan terkait penguasaan lahan oleh masyarakat didalam konsesi PT LAJ. 

Dalam hal ini ada 3 kategori penguasaan lahan dalam konsesi PT LAJ & PT WW,  yaitu kategori A kurang dari 10 Ha oleh petani lokal, kategori B 10 sampai dengan 20 Ha oleh spekulan lahan dan kategori C diatas 20 Ha oleh para pemodal dari luar. 

Pada kesempatan tersebut Widyarsono menyampaikan himbauan kepada para penggarap lahan katagori B dan lahan katagori C agar segera mengembalikan lahan kepada perusahaan dan perusahaan akan membayar kompensasi taliasih sesuai standart yang sudah ditetapkan. 

“Kita (PT LAJ & PT WW) sudah berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada penguasaan lahan oleh masyarakat katagori A, yaitu lahan kebun karet kurang dari 10 Ha yang diusahakan sebagai sumber penghidupan dan dikelola dengan baik dan betul-betul untuk penghidupannya (Masyarakat_red). (crew)

Wabup Tebo Buka Sosialisasi Pemetaan & Resolusi Konflik Dalam Pembangunan IUPHHK-HTI PT LAJ & PT Wanamukti Wisesa, Syahlan: Ini langkah yang tepat dan baik

Sosialisasi pemetaan Resolusi konflik PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa.
TEBOONLINE.COM - Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan secara langsung membuka sosialisasi Pemetaan & Resolusi Konflik Dalam Pembangunan IUPHHK-HTI PT LAJ & PT Wanamukti Wisesa di Pendopo rumah dinas Bupati Tebo, pada Kamis (13/09/2018).

Selain dihadiri unsur pimpinan PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa serta unsur Muspida dan UPTD PHPL, sosialisasi ini dihadiri oleh Dandim 0416 BUTE Letkol Inf.Wahyu Hadi Soenaryo, Kanit Tipidter IPDA Cindo Katama mewakili Kapolres Tebo, Camat, Kades, Lembaga Adat, Ormas dan Media.


Dalam sambutannya, Syahlan menyambut baik adanya resolusi konflik tersebut. Langkah ini sudah tepat dan baik. Ia mengakui persoalan konflik yang terjadi antara perusahaan dan masyarakat menjadi permasalahan yang harus dicari jalan keluar yang terbaik.

Pasalnya, setiap permasalahan yang mencuat akan kembali lagi ke pemerintah daerah yang dituntut untuk menyelesaikan bersama pihak terkait.


Yang jadi persoalan adalah masalah konflik kehutanan Kabupaten yang tak punya kewenangan karena masalah tersebut berada di kewenangan tingkat provinsi.

Ia berharap ada win-win solution agar perusahan juga mendapat kenyamanan berinvestasi di Kabupaten Tebo.

"Kami dari Pemkab siap memfasilitasi dan memediasi sepanjang itu dibolehkan oleh aturan demi kemaslahatan masyarakat kita," kata Syahlan.

Sementara, Dandim 0416 BUTE Letkol Inf. Wahyu Hadi Soenaryo mengatakan bahwa untuk mencegah konflik kedua belah pihak harus saling bertemu antara perusahaan dengan masyarakat, harapan kami keberhasilan suatu komando adalah minimnya konflik.

"Jadi sekarang bagaimana kita berusaha melakukan agar konflik tidak terjadi, kita harus mengetahui posisi masing - masing," sebut Dandim.

Pada kesempatan itu pula, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tebo Nuryanto dihadapan undangan berharap agar resolusi ini diharapkan menjadi pencerahan dan kesejukan bagi masyarakat.

Diketahui, Direktur Usaha Jasa Lingkungan dan HHBK Ir. Djohan Utama Perbatasari mewakili Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) pada Senin (20/08/2018) secara langsung membuka Launching pembentukan tim Resolusi konflik PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa di Room Aston Hotel Jambi.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian SK tim resolusi konflik kepada anggota tim resolusi konflik yang baru saja dikukuhkan. Hadir pada acara ini Direktur PT LAJ Meizani Irmadhiany, Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Ir Erizal, Kepala BPHP Jambi, Kepala Balai GAKKUM Sumatera, Kepala Balai PSKL wilayah Sumatera, Kepala KPHP Tebo Barat dan jajaran manajemen serta unsur pimpinan PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa. Dirjen PHPL Djohan Utama Perbatasari memberikan SK kepada tim resolusi konflik.

Pada launching itu pula, hadir Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman, Asisten I Bupati Tebo Amsiridin, Kepala Dukcapil Tebo Prayitno mewakili Bupati Tebo, Kepala kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Tebo Eryanto, Lembaga Adat Tebo, Camat Sumay dan Camat Serai Serumpun serta WARSI. (crew)